Ketua DPD GMNI Jawa Timur Meminta Presiden dan Kapolri Lindungi Aktivis, Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD GMNI Jawa Timur Hendra Prayogi

Ketua DPD GMNI Jawa Timur Hendra Prayogi

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA –  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Jawa Timur, Hendra Prayogi, mengecam keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus. Ia menilai peristiwa tersebut sebagai tindakan keji yang tidak dapat dibenarkan dalam negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia.

Menurut Hendra, kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman serius bagi kebebasan sipil serta iklim demokrasi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun tindakan kekerasan.

“Peristiwa penyiraman air keras terhadap saudara Andrie Yunus adalah tindakan biadab yang mencederai nilai nilai demokrasi dan kemanusiaan. Negara tidak boleh membiarkan kekerasan seperti ini terjadi terhadap siapa pun, terlebih kepada aktivis yang memperjuangkan aspirasi publik,” tegas Hendra, Sabtu (14/03/2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPD GMNI Jawa Timur juga mengecam segala bentuk kekerasan terhadap aktivis maupun kelompok masyarakat sipil lainnya. Hendra menilai bahwa tindakan represif semacam ini dapat menciptakan ketakutan dan berpotensi membungkam ruang demokrasi yang selama ini diperjuangkan bersama.

Baca Juga :  KH. Widadi: Renstra 2025–2030 Jadi Kompas Khidmah PCNU Sumenep

Lebih lanjut, Hendra Prayogi menyampaikan sikap secara tegas kepada Presiden Republik Indonesia dan Kapolri untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini serta memastikan perlindungan bagi para aktivis di seluruh Indonesia.

“Kami meminta Presiden RI dan Kapolri untuk menjamin keamanan para aktivis serta memastikan kebebasan berpendapat di muka umum tetap terlindungi sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi. Aparat penegak hukum harus segera mengusut tuntas pelaku penyiraman air keras ini dan memberikan hukuman setimpal,” ujarnya.

DPD GMNI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ruang demokrasi agar tetap sehat, terbuka, dan bebas dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan.

“Demokrasi tidak boleh dibangun di atas rasa takut. Aktivis harus dilindungi, bukan justru menjadi korban kekerasan,” pungkas Hendra. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU