JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dari sebuah desa pesisir di Kecamatan Talango, lahir kisah perjuangan seorang mahasiswi yang kini mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Namanya Ananda Tasya Malikal Balqis, mahasiswi semester 7 Universitas Islam Negeri (UIN) Madura Pamekasan, yang menjadi salah satu penerima beasiswa kerja sama Pemkab Sumenep dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Desa Gapurana, tempat Tasya dibesarkan, dikenal sebagai wilayah yang sarat semangat warganya dalam mengejar pendidikan, meski kerap dibayangi keterbatasan.
Di sanalah tekad Tasya dibentuk tekad untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, demi meraih mimpi dan membawa manfaat bagi daerahnya.
Bagi Tasya, beasiswa ini bukan hanya keringanan biaya kuliah. Lebih dari itu, ia memandangnya sebagai tanda nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung generasi muda untuk melangkah lebih jauh.
“Perkenalkan, nama saya Ananda Tasya Malikal Balqis dari Kecamatan Talango, Desa Gapurana. Saya kuliah di UIN Madura Pamekasan, semester 7. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan Baznas Sumenep. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban kami, tetapi juga menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan peduli pada nasib generasi muda,” ucapnya penuh rasa syukur, kepada media ini, Senin (11/08/2025)
Tasya juga mengakui bahwa kepedulian Bupati Fauzi telah menjadi sumber inspirasi tersendiri.
Ia merasa dorongan itu bukan hanya untuk menyelesaikan studi, tetapi juga untuk mengabdi kepada daerah.
“Kepedulian Bapak Fauzi memotivasi kami untuk tidak hanya fokus belajar, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa mendatang,” katanya.
Bagi Tasya, pendidikan adalah pintu menuju perubahan, kunci untuk memutus rantai kemiskinan, dan bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Dirinya yakin bahwa dengan kesempatan ini, dirinya dan mahasiswa lain akan mampu membawa nama baik Sumenep hingga ke panggung nasional, bahkan internasional.
Sebelumnya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo juga menitipkan pesan khusus kepada para penerima beasiswa.
Sosok orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu berharap seluruh penerima mampu memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan membuka jalan menuju masa depan yang cerah. Teruslah belajar, jangan sampai menyerah,” pesannya penuh semangat. (REDJAVA****)











