JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Aksi sederhana namun sarat makna ditunjukkan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Di tengah kegiatan kerja bakti bersih-bersih, mereka hadir bukan sekadar meninjau, tetapi membaur langsung bersama para pegawai.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Agus Dwi Saputra, didampingi Asisten III Setdakab Abdul Madjid serta Staf Ahli Dedi Falauddin, turun langsung ke sejumlah titik, termasuk Kantor Bapenda dan BRIDA Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI Aman, Sehat, Resik, dan Indah yang tengah digencarkan pemerintah pusat, dengan fokus pada pembersihan ruas jalan dan trotoar di berbagai wilayah.
Namun yang mencuri perhatian bukan hanya kegiatannya, melainkan cara para pejabat ini hadir di tengah ASN.
Menggunakan sepeda listrik, mereka berkeliling lokasi dengan santai. Tanpa protokoler berlebihan, mereka turun dan langsung menyapa pegawai.
Satu per satu ASN di Kantor Bapenda dan BRIDA disalami. Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Yang terlihat justru kehangatan dan kedekatan antara pimpinan dan bawahan.
Momen itu meninggalkan kesan tersendiri bagi para pegawai. Salah satu ASN mengungkapkan, sosok Sekdakab dikenal konsisten dalam menjalankan ibadah di tengah kesibukannya.
“Pak Sekda itu istiqomah. Hampir selalu melaksanakan salat Dzuhur dan Ashar berjamaah di masjid Rosyidussholihin BSA,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekdakab Agus Dwi Saputra menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga konsistensi.
“Insyaallah tetap istiqomah, namun sekarang biasanya di Masjid Pemda,” ucapnya singkat.
Sementara itu, Staf Ahli Dedi Falauddin, yang dikenal dekat dengan pegawai, juga merespons santai.
“Insyaallah tetap,” kata Staf Ahli Dedi Falauddin sambil tersenyum.
Kesederhanaan itu bukan tanpa cerita. ASN tersebut juga mengenang kebersamaan dengan Dedi Falauddin yang kerap membaur dalam suasana nonformal.
“Dulu sering ngopi bareng saat beliau masih di PUTR, bahkan sering dibayari,” tuturnya.
Di tengah dinamika birokrasi, kehadiran pemimpin yang membumi seperti ini menjadi energi tersendiri.
Bukan hanya memperkuat semangat kerja, tetapi juga menegaskan bahwa kepemimpinan tak selalu harus berjarak.
Dari Sumenep, Jawa Timur, semangat kebersamaan itu terlihat nyata.dimulai dari hal sederhana: menyapa, bersalaman, dan hadir tanpa sekat. (REDJAVA****)








