Keris Warisan Budaya yang Mendunia, Sertifikasi Kompetensi Perkerisan Sumenep Jadi Langkah Besar

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keris Warisan Budaya yang Mendunia, Sertifikasi Kompetensi Perkerisan Sumenep Jadi Langkah Besar

Keris Warisan Budaya yang Mendunia, Sertifikasi Kompetensi Perkerisan Sumenep Jadi Langkah Besar

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah langkah monumental untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya keris di Indonesia tercipta di Helmi Art Museum, Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep, pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Profesi Tenaga Kebudayaan Bidang Perkerisan, yang diinisiasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perkerisan Indonesia (LSP 3 Perkerisan) bekerja sama dengan Helmi Art Museum dan Polres Sumenep, mencatat sejarah baru dalam upaya profesionalisasi pelaku seni perkerisan.

Dengan misi meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku seni keris, kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, termasuk para edukator keris, panjak, dan pangruki (perawat keris).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, seperti Keraton Sumenep dan Museum Keraton, yang memiliki komitmen besar untuk menjaga kelestarian budaya keris.

Baca Juga :  Karutan Sumenep Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari, Tegaskan Komitmen Sinergi Penegak Hukum

Direktur LSP 3 Perkerisan Indonesia, Agung Guntoro Wisnu, SE, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya sertifikasi ini sebagai bentuk pengakuan atas keahlian para pelaku budaya keris.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa seni perkerisan tidak hanya soal tradisi, tetapi juga profesionalisme. Sertifikasi ini memastikan bahwa para pelaku budaya memiliki standar kompetensi yang diakui, sekaligus memberikan peluang untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujar Agung.

Didampingi Master Assesor Dr. Rony Wardhana dan tim assesor yang meliputi Intan Anggun Pangestu, S.Tr.Sn, M.Sn; KRT. Ilham Triadi, M.Pd, Susyani, DIPL.CIDESCO, Santoso Adiwibowo, M.Si serta R. Harjo Herlambang, SE, kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi.

Baca Juga :  Rakor HUT RI ke-80 Kecamatan Kota: Tekankan Semangat Gotong Royong, Nasionalisme dan Aksi Cinta Lingkungan

Para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga menjalani praktik dan wawancara mendalam untuk menggali pengalaman mereka sebagai seniman dan pengrajin keris.

Sementara sebagai tuan rumah, Helmi, pemilik Helmi Art Museum, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

Ia menekankan bahwa sertifikasi ini adalah bagian dari visi besar menjadikan Desa Sera Barat sebagai Desa Wisata Seribu Keris.

“Keris adalah simbol identitas dan kebanggaan kita. Melalui sertifikasi ini, kami berharap dapat menciptakan generasi pelaku budaya yang tidak hanya melestarikan, tetapi juga mengembangkan seni keris sebagai warisan dunia. Ini adalah langkah awal menuju pengakuan yang lebih luas terhadap budaya keris kita,” jelas Helmi.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat untuk menjaga kelangsungan seni perkerisan.

Baca Juga :  PAC PDI Perjuangan Kota Sumenep Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban, Bukti Nyata Kepedulian Sosial

Dengan langkah ini, Sumenep semakin mantap memposisikan diri sebagai pusat budaya keris yang diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Keris tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan untuk masa depan yang lebih gemilang.

“Sertifikasi ini adalah bukti bahwa warisan budaya bisa menjadi modal besar untuk membawa nama Indonesia ke panggung dunia,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU