JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pagi itu, Lapangan Giling di Kota Sumenep bergemuruh. Sorak-sorai ribuan penonton berpadu dengan alunan musik saronen, menyambut 48 pasang sapi pilihan dari berbagai kecamatan yang siap berlaga dalam Kerapan Sapi Tingkat Kabupaten Sumenep 2025, bagian dari Calendar of Event Sumenep 2025.
Setiap kali sapi melesat di lintasan, debu beterbangan dan suara cambuk membelah udara, menambah sensasi persaingan yang memacu adrenalin. Namun, kerapan sapi lebih dari sekadar olahraga.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, H. Moh. Ikhsan, hadir mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan makna tradisi yang terkandung di setiap adu cepat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerapan sapi adalah identitas dan kebanggaan masyarakat Madura, khususnya Sumenep. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi warisan budaya yang harus terus kita lestarikan bersama,” ujar Ikhsan dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa gelaran ini sekaligus menjadi seleksi resmi menuju Piala Presiden 2025 di Bangkalan.
“Kami berharap sapi-sapi terbaik dari Sumenep dapat mengharumkan nama daerah di level nasional dan memperkuat potensi pariwisata lokal,” ungkapnya.
Kerapan Sapi Sumenep 2025 membuktikan bahwa tradisi tidak hanya hidup sebagai warisan, tetapi juga berkembang sebagai magnet budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Pedagang kaki lima, penjual makanan, dan jasa parkir ikut merasakan manfaatnya.
“Gelaran ini tidak hanya mempersatukan warga dari berbagai kecamatan, tetapi juga menghidupkan ekonomi lokal dan melestarikan budaya kita. Kami berharap tradisi ini terus hidup dan berkembang,” pungkas Ikhsan.
Berikut Daftar Pemenang
Pada kategori Golongan Menang, pasangan Bola Api Neraka asal Kecamatan Nonggunong tampil gemilang sebagai juara pertama. Juara kedua diraih Kembang Api Jektor (Kecamatan Manding), sementara Berekay Griduh (Kecamatan Guluk-guluk) menempati posisi ketiga.
Sedangkan pada kategori Golongan Kalah, tiga pasangan juga mencuri perhatian. Kereta Malam dari Kecamatan Batuputih keluar sebagai pemenang pertama, diikuti DRT Malindos (Nonggunong), dan Bar-bar Oke Gas (Gayam) menempati posisi ketiga. (REDJAVA****)








