Kepala BNN RI : Peredaran Narkoba Madura Masuk Jaringan Segitiga Emas (Golder Triangle)

- Redaksi

Kamis, 2 November 2023 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose

Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose

JAVANETWORK.CO.ID.MADURA – Komjen Pol Petrus Reinhard Golose Kepala BNN RI mengungkap peredaran narkotika yang beredar di wilayah Pulau Madura.

Katanya, peredaran narkoba di Pulau Garam selama ini didominasi jaringan transnasional golden triangle, atau segitiga emas Myanmar, Thailand, dan Laos.

“Untuk peredaran narkotika yang kami telusuri (di Madura) sebelumnya dari Pakistan. Tapi yang terbanyak masuk dari golden triangle masuk lewat Malaysia lalu Madura,” kata Golose saat peresmian Laboratorium Narkotika Bangkalan, Kamis (2/11/2023).

Kepala BNN RI itu juga menyebut, peredaran narkotika di wilayah Jawa Timur (Jatim) khususnya di Madura untuk penggunaan Methamphetamine atau sabu-sabu cukup signifikan.

Jumlahnya diperkirakan mencapai 108 kilogram menurut pengungkapan terakhir.

Meski peredaran di Madura sangat masif, Golose menegaskan pihak BNN bakal menggunakan pendekatan soft power approach untuk menekan kasus narkoba di Madura.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep dan Bhayangkari Cabang Sumenep Ucapkan Selamat Hari Bidan Nasional 2025: “Terima Kasih Telah Mengabdi untuk Ibu Indonesia”

“Kemudian kita lebih cenderung memutus jaringan dari luar sebelum masuk Madura, daripada sudah berada di Madura,” katanya.

Untuk diketahui, BNN RI baru saja meresmikan Laboratorium Narkotika Bangkalan. Lab narkotika ini merupakan yang keempat di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Babinsa 0827/16 Gapura Dampingi Skrining Kesehatan Balita Lewat Posyandu, Cegah Bertambahnya Kasus Stunting

Keberadaan Laboratorium Narkotika Bangkalan ini untuk menunjang kinerja BNN RI dalam meningkatkan scientific crime investigation dan mengungkap kasus-kasus peredaran narkoba baru.

“Bentuk scientific crime investigation ini mempunyai laboratorium narkotika. Ini khusus didukung para expert yang terlatih. Para pegawai BNN ini mengikuti pelatihan baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan
Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong
Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi
HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur
Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan
Pengajian Maulid Nabi di Raas Dipadati Warga, Jadi Momentum Kebersamaan dan Penutupan KKN
Polsek Pasongsongan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu, Operasi Tumpas Semeru 2026 Berbuah Penindakan
HUT RI ke-81, Warga BTN Sumenep Kobarkan Api Persaudaraan Lewat Pawai dan Gotong Royong

BERITA TERKAIT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:24 WIB

HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan

BERITA TERBARU