Kemenag Sumenep Siapkan Deklarasi Pesantren Ramah Anak, Satgas Perlindungan Santri Segera Dibentuk

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep menggandeng RMI PCNU Sumenep dan HIMPSI Sumenep untuk merancang penguatan sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren

Kemenag Sumenep menggandeng RMI PCNU Sumenep dan HIMPSI Sumenep untuk merancang penguatan sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya menciptakan lingkungan pondok pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus diperkuat oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep. Melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), Kemenag Sumenep menggandeng RMI PCNU Sumenep dan HIMPSI Sumenep untuk merancang penguatan sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren.

Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Pesantren Ramah Anak yang digelar di Sumenep, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid, Plt Kasi PD Pontren Sahnawi, Ketua RMI PCNU Sumenep Abdul Majid Muslim, serta Ketua HIMPSI Sumenep Zamzami Sabiq.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu ke-96 di Rutan Sumenep : Mengugah Kesetaraan dan Pemberdayaan Perempuan

FGD tersebut menjadi titik awal lahirnya sejumlah kebijakan strategis yang akan diterapkan di pesantren. Mulai dari deklarasi Pesantren Ramah Anak, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan dan penanganan kekerasan, pembentukan satuan tugas perlindungan santri, hingga penyediaan layanan konseling bagi para santri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi rumah kedua bagi ribuan santri yang harus mendapatkan jaminan keamanan dan perlindungan selama menjalani proses pendidikan.

“Pesantren memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Karena itu, lingkungan pesantren harus benar-benar menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh santri,” kata Abdul Wasid disela sela kegiatan.

Menurutnya, penguatan perlindungan anak di pesantren menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Selain membangun sistem yang jelas, diperlukan pula kesadaran bersama dari seluruh elemen pesantren untuk menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  PB PASI Sumenep Siapkan 13 Atlet Terbaik Hadapi Porprov Jatim di Malang Raya

“Kami ingin memastikan setiap pesantren memiliki mekanisme perlindungan yang kuat, mulai dari pencegahan, pendampingan hingga penanganan apabila terjadi persoalan. Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis Pesantren Ramah Anak dapat terwujud secara nyata di Kabupaten Sumenep,” ujarnya menambahkan.

Melalui kolaborasi antara Kemenag, RMI PCNU, dan HIMPSI, program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun budaya pesantren yang lebih inklusif, humanis, dan berpihak pada hak-hak anak. Ke depan, Pesantren Ramah Anak tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam kebijakan dan praktik sehari-hari yang dirasakan langsung manfaatnya oleh para santri.

Baca Juga :  Polisi Temukan Bahan-bahan Peledak di Rumah Terduga Teroris

Dengan langkah tersebut, Kabupaten Sumenep berpeluang menjadi salah satu daerah pelopor dalam penguatan sistem perlindungan anak berbasis pesantren, sekaligus menghadirkan ruang pendidikan yang lebih sehat bagi generasi penerus bangsa. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU