JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya peningkatan ketahanan pangan terus digalakkan di Kabupaten Sumenep. Salah satunya melalui sosialisasi perawatan tanaman jagung yang digelar di Dusun Jate Laok, Desa Padike, Kecamatan Talango, Jumat (21/3). Kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolsek Talango Polres Sumenep, Iptu Haryono, bersama Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) Kecamatan Talango, dengan tujuan memberikan edukasi kepada petani agar hasil panen lebih optimal.
Sosialisasi yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini berfokus pada perawatan tanaman jagung milik Yasir, seorang petani setempat. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Talango menekankan bahwa keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian adalah bagian dari komitmen untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan informasi yang tepat tentang cara merawat tanaman jagung agar produktivitas meningkat. Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Iptu Haryono disela-sela kegiatan.
Para penyuluh dalam kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam tentang teknik perawatan tanaman jagung yang efektif. Beberapa tahapan yang ditekankan antara lain:
✅ Penyulaman Dilakukan 7–10 hari setelah tanam (HST) untuk mengganti benih yang gagal tumbuh agar tanaman tetap seragam.
✅ Penyiangan & Penggemburan Tanah Menghilangkan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman serta menggemburkan tanah agar akar lebih mudah menyerap nutrisi.
✅ Pemupukan Berjenjang
Pemupukan pertama (7–10 HST) menggunakan Urea, SP-36, dan KCl.
Pemupukan kedua (30 HST) dengan tambahan Urea dan KCl untuk pertumbuhan optimal.
Pemupukan ketiga (45 HST) guna mendukung pembentukan tongkol dan biji jagung.
✅ Pengairan dan Drainase Jagung membutuhkan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan dan pembentukan tongkol. Sistem drainase yang baik juga diperlukan agar tanaman tidak tergenang air.
✅ Pengendalian Hama & Penyakit – Pencegahan dilakukan dengan pemilihan benih unggul serta penggunaan pestisida dan fungisida sesuai kebutuhan untuk mengatasi serangan hama seperti ulat grayak dan penggerek batang.
✅ Perempelan Tunas Samping (Opsional) Tunas yang tumbuh di bagian bawah tanaman dapat menghambat perkembangan tongkol utama, sehingga perlu dilakukan perempelan jika diperlukan.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para petani yang hadir. Mereka berharap ada pendampingan lebih lanjut agar hasil pertanian semakin meningkat.
“Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami cara merawat jagung agar hasil panennya lebih baik. Kami berharap ada program serupa secara berkala,” ujar Yasir, salah satu petani peserta sosialisasi.
Diharapkan, dengan adanya edukasi ini, pertanian di wilayah Talango semakin maju dan mampu berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut serta dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat bagi petani. (REDJAVA****)












