Kapolsek Talango Bersama Korluh Gelar Sosialisasi Perawatan Tanaman Jagung di Dusun Jate Laok

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Talango Bersama Korluh Gelar Sosialisasi Perawatan Tanaman Jagung di Dusun Jate Laok

Kapolsek Talango Bersama Korluh Gelar Sosialisasi Perawatan Tanaman Jagung di Dusun Jate Laok

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya peningkatan ketahanan pangan terus digalakkan di Kabupaten Sumenep. Salah satunya melalui sosialisasi perawatan tanaman jagung yang digelar di Dusun Jate Laok, Desa Padike, Kecamatan Talango, Jumat (21/3). Kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolsek Talango Polres Sumenep, Iptu Haryono, bersama Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) Kecamatan Talango, dengan tujuan memberikan edukasi kepada petani agar hasil panen lebih optimal.

Sosialisasi yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini berfokus pada perawatan tanaman jagung milik Yasir, seorang petani setempat. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Talango menekankan bahwa keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian adalah bagian dari komitmen untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Langkah Humanis Polisi Sumenep: Edukasi Remaja dan Cegah Balap Liar di Malam Hari

“Kami ingin memastikan bahwa para petani mendapatkan informasi yang tepat tentang cara merawat tanaman jagung agar produktivitas meningkat. Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Iptu Haryono disela-sela kegiatan.

Para penyuluh dalam kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam tentang teknik perawatan tanaman jagung yang efektif. Beberapa tahapan yang ditekankan antara lain:

✅ Penyulaman Dilakukan 7–10 hari setelah tanam (HST) untuk mengganti benih yang gagal tumbuh agar tanaman tetap seragam.

✅ Penyiangan & Penggemburan Tanah  Menghilangkan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman serta menggemburkan tanah agar akar lebih mudah menyerap nutrisi.

✅ Pemupukan Berjenjang

Pemupukan pertama (7–10 HST) menggunakan Urea, SP-36, dan KCl.

Baca Juga :  Sahabat Muda AF Berbagi Buku Untuk Generasi Hijau

Pemupukan kedua (30 HST) dengan tambahan Urea dan KCl untuk pertumbuhan optimal.

Pemupukan ketiga (45 HST) guna mendukung pembentukan tongkol dan biji jagung.

✅ Pengairan dan Drainase Jagung membutuhkan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan dan pembentukan tongkol. Sistem drainase yang baik juga diperlukan agar tanaman tidak tergenang air.

✅ Pengendalian Hama & Penyakit – Pencegahan dilakukan dengan pemilihan benih unggul serta penggunaan pestisida dan fungisida sesuai kebutuhan untuk mengatasi serangan hama seperti ulat grayak dan penggerek batang.

✅ Perempelan Tunas Samping (Opsional) Tunas yang tumbuh di bagian bawah tanaman dapat menghambat perkembangan tongkol utama, sehingga perlu dilakukan perempelan jika diperlukan.

Baca Juga :  Songsong Kejuaraan Drumband Tingkat SD se-kabupaten Sumenep, Siswa SDN Pamolokan I Giat Latihan Drumband

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para petani yang hadir. Mereka berharap ada pendampingan lebih lanjut agar hasil pertanian semakin meningkat.

“Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami cara merawat jagung agar hasil panennya lebih baik. Kami berharap ada program serupa secara berkala,” ujar Yasir, salah satu petani peserta sosialisasi.

Diharapkan, dengan adanya edukasi ini, pertanian di wilayah Talango semakin maju dan mampu berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional. Polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut serta dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat bagi petani. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 10:40 WIB

Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru