Kapolri : Tim Penyidik Masih Dalami Diduga Gas Air Mata Kedaluwarsa

Jumat, 14 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi Saat Melakukan Kunjungan Ke Provinsi Bali

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi Saat Melakukan Kunjungan Ke Provinsi Bali

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menjelaskan bahwa tim penyidik masih terus berupaya mendalami gas air mata diduga kedaluwarsa saat digunakan polisi pada insiden tragedi berdarah di stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022.

Dirinya menjelaskan pemeriksaan terhadap penggunaan gas air mata tersebut melibatkan sejumlah tenaga ahli kesehatan, pakar ahli kimia dan pakar toksologi.

Baca Juga :  Panglima Haramaung Inginkan Agus Flores Jadi Menteri Kehutanan, Biar Aman Hutan di Indonesia

“Penyidik terus bekerja, berupaya mengungkap, sudah tentu terkait isu-isu gas mata yang kami dalami,” tegas Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.

“Tentunya isu-isu terkait gas air mata kedaluwarsa semuanya kami dalami, sudah tentu melibatkan ahli kimia, ahli kesehatan dan toksologi, itu nantinya akan menjadi satu rangkaian jawaban,” tutur Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo MSi disela-sela kunjungannya di Kuta Badung Bali, Kamis 13 Oktober 2022.

Baca Juga :  Jejak Spiritual dan Nasionalisme: Tiga Madrasah di Saronggi Gelar Pawai Religi, Tabur Bunga, dan Tahlil Bersama

Kapolri juga berusaha meyakinkan publik bahwa kinerja dan hasil dari polri akan transparan mengingat hasil pemeriksaan itu semuanya akan disampaikan ke publik.

“Ini semuanya tentu menjadi hal-hal yang harus menjadi temuan dan nantinya akan disampaikan ke publik dalam rangka untuk pemenuhan pasal sangkaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Jatim Berbagi Sembako Jelang Lebaran, Warga Wonokusumo Jadi Riang

Sejauh ini memang penggunaan gas air mata yang kedaluwarsa saat insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur masih menjadi perhatian dan sorotan berbagai pihak (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru