Kapolri : Tim Penyidik Masih Dalami Diduga Gas Air Mata Kedaluwarsa

- Redaksi

Jumat, 14 Oktober 2022 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi Saat Melakukan Kunjungan Ke Provinsi Bali

Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi Saat Melakukan Kunjungan Ke Provinsi Bali

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi menjelaskan bahwa tim penyidik masih terus berupaya mendalami gas air mata diduga kedaluwarsa saat digunakan polisi pada insiden tragedi berdarah di stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022.

Dirinya menjelaskan pemeriksaan terhadap penggunaan gas air mata tersebut melibatkan sejumlah tenaga ahli kesehatan, pakar ahli kimia dan pakar toksologi.

Baca Juga :  Dikunjungi Kaops NCS Polri, Gus Baha Doakan Pemilu 2024 Berlangsung Aman dan Damai

“Penyidik terus bekerja, berupaya mengungkap, sudah tentu terkait isu-isu gas mata yang kami dalami,” tegas Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya isu-isu terkait gas air mata kedaluwarsa semuanya kami dalami, sudah tentu melibatkan ahli kimia, ahli kesehatan dan toksologi, itu nantinya akan menjadi satu rangkaian jawaban,” tutur Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo MSi disela-sela kunjungannya di Kuta Badung Bali, Kamis 13 Oktober 2022.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Bertolak ke Kamboja untuk Hadiri KTT ASEAN ke-40 dan ke-41

Kapolri juga berusaha meyakinkan publik bahwa kinerja dan hasil dari polri akan transparan mengingat hasil pemeriksaan itu semuanya akan disampaikan ke publik.

“Ini semuanya tentu menjadi hal-hal yang harus menjadi temuan dan nantinya akan disampaikan ke publik dalam rangka untuk pemenuhan pasal sangkaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Jatim Tegaskan Pembongkaran Tugu Silat Tetap Berlanjut

Sejauh ini memang penggunaan gas air mata yang kedaluwarsa saat insiden berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur masih menjadi perhatian dan sorotan berbagai pihak (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU