Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Pataka Polda Jatim “Tan Hana Dharma Mangrwa”

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Pataka Polda Jatim “Tan Hana Dharma Mangrwa”

Kapolda Jatim Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata Pataka Polda Jatim “Tan Hana Dharma Mangrwa”

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto,M.H memimpin upacara pemuliaan nilai nilai luhur Tribrata, Pataka Polda Jatim “Tan Hana Dharma Mangrwa di Lantai 2 Gedung Patuh Mapolda Jatim,Rabu (21/6/2023).

Kegiatan upacara pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata, Pataka Polda Jatim “Tan Hana Dharma Mangrwa” diikuti oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Yusep Gunawan dan seluruh pejabat utama (PJU) Polda Jatim.

Baca Juga :  Langkah Terakhir Penuh Haru, Lautan Jemaah Antarkan Pengasuh Masjid Al-Amin Pamolokan

Dalam amanatnya Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,M.H mengatakan pencucian Pataka merupakan tradisi tahunan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang bertujuan untuk menyucikan nilai luhur Tribrata sebagai pedoman hidup anggota Polri.

“Tribrata itu sendiri memilki makna mengajak kembali anggota Polri kepada jati diri Polri yang suci dan murni, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,”tutur Irjen Toni.

Baca Juga :  Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Dorong SDM Unggul dan Desa Mandiri

Hal itu dilakukan, lanjut Irjen Pol Toni untuk mensucikan nilai-nilai luhur dan juga sebagai semangat Polri dalam berkomitmen meraih kepercayaan masyarakat demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tan Hana Dharma Mangrwa” merupakan bahasa Sansakerta yang berarti Tidak Ada Kebenaran Yang Mendua yang tertulis dalam Buku Sutasoma ciptaan Mpu Tantular.

Baca Juga :  Disbudporapar Sumenep Bidik Prestasi di Raka Raki Jatim 2026, Usung Konsep Green Tourism

Buku Sutasoma itu ditulis pada abad ke 14 masehi di masa Kerajaan Majapahit. Yang kalimat lengkapnya berbunyi Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa.

Berita Terkait

Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya
Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar
Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut
PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun
Grand Final Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Jadi Sorotan, Talenta Terbaik Madura Siap Tampil Memukau
Warga Sumenep Raih Hadiah Umrah dari Pemprov Jatim, Bukti Nyata Kepatuhan Bayar Pajak Berbuah Manis
Donor Darah DWP Kabupaten Sumenep Jadi Wujud Nyata Solidaritas dan Kepedulian Kemanusiaan
Semangat Bung Karno Warnai Turnamen Catur Percasi Sumenep 2026, Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kisah Annisa Syakina, Dosen Muda yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berkarya

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:59 WIB

Sekda Sumenep Terima Audiensi PC IPNU-IPPNU, Bahas Penguatan SDM dan Pendidikan Pelajar

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:48 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sumenep, Bupati Sumenep Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Raihan WTP Ke-9 Berturut-turut

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:41 WIB

PDIP Bantah Tunggangi Aksi Mahasiswa Tolak MBG, Said Abdullah: Mahasiswa Tidak Bisa Diperintah Siapa Pun

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:55 WIB

Grand Final Festival Karaoke Dangdut Madura Open 2026 Jadi Sorotan, Talenta Terbaik Madura Siap Tampil Memukau

Berita Terbaru