JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST, merombak komposisi kepemimpinan di sejumlah daerah strategis. Dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula Sasana Adhyaksa, Senin (23/2/2026), lima pejabat eselon III resmi dikukuhkan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Di hadapan jajaran pejabat struktural dan tamu undangan, Agus Sahat menegaskan bahwa rotasi dan promosi adalah bagian dari strategi penguatan organisasi serta upaya menjaga ritme profesionalisme aparat penegak hukum di Jawa Timur.
“Jabatan adalah kehormatan sekaligus amanah. Ini bukan sekadar posisi struktural, tetapi tanggung jawab moral dan institusional yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat,” kata Agus Sahat dalam amanatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lima pejabat yang dilantik masing-masing adalah:
1. Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya: Tri Anggoro Mukti, S.H., M.Krim.
2. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Madiun: Komaidi, S.H., M.H.
3. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan: Sabrul Iman, S.H., M.H., M.M.
4. Kepala Kejaksaan Negeri Sampang: Mochamad Iqbal, S.H., M.H.
5. Kepala Kejaksaan Negeri Jember: Yenita Sari, S.H., M.H.
Menurut Agus, tantangan penegakan hukum di daerah kian kompleks. Karena itu, para Kajari diminta segera memetakan persoalan hukum di wilayah masing-masing dan menyusun langkah strategis yang terukur.
“Saudara harus cepat membaca situasi wilayah. Petakan persoalan hukum yang menonjol, lalu rumuskan langkah yang responsif dan solutif. Jangan menunggu masalah menjadi besar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat pengawasan internal untuk mencegah penyimpangan.
“Bangun integritas sebagai fondasi utama. Perkuat pengawasan melekat dan pastikan setiap tindakan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan publik adalah modal terbesar institusi ini,” tutup Agus.
Pelantikan berlangsung khidmat dalam suasana bulan suci Ramadan. Seusai prosesi sumpah jabatan, agenda dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah serta acara pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru.
Dengan komposisi kepemimpinan yang baru di sejumlah kejaksaan negeri, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berharap kinerja penegakan hukum di wilayah Jawa Timur semakin solid, profesional, dan mampu menjawab ekspektasi masyarakat. (REDJAVA/Humas Kajati)










