Kabaharkam Polri Buka Pertemuan The 14th Asian Forensic Sciences Network 2022

Jumat, 4 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto

Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Indonesia menjadi tuan rumah The 14th Asian Forensic Sciences Network (AFSN), Annual Meeting And Symposium 2022 dengan tema Enhancing Forensic Sciences Cooperation In Law Enforcement In Asia Towards Post Pandemic Recover.

Pertemuan yang melibatkan 17 negara di Asia ini akan diadakan selama 4 hari, mulai tanggal 2-5 November 2022 di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Adapun kegiatan ini dihadiri juga oleh Angeline Yap, The President of Asian Forensic Science Network.

Dalam sambutannya, Komjen Arief mengatakan, kegiatan ini bisa diadakan kembali setelah menghadapi pandemi Covid-19.

Pertemuan ini sangat penting dan strategis untuk diadakan karena AFSN adalah forum pertemuan ahli forensik di Asia yang memiliki visi utama mendukung pembuktian keadilan di dalam proses perekaman.

Baca Juga :  Presiden Jokowi : Penggunaan Produk Dalam Negeri Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

“Apalagi pertemuan ini dihadiri 17 negara se Asia. Akan terjadi pertukaran informasi dan bagi ilmu pengetahuan di antara peserta,” ujar Komjen Arief dalam sambutannya, Kamis (03/11/2022).

Menurut Komjen Arief, kegiatan ini juga penting untuk menghadapi perkembangan teknis baru yang lebih canggih dalam ilmu forensik.

“Penting karena untuk mengimbangi perkembangan baru semakin sulit, canggih dan cepat,” ujar Arief.

Komjen Arief menjelaskan, penggunaan metode ilmiah dalam Crime Scientific Investigation (CSI) harus menjadi keharusan untuk menjaga efektivitas pengungkapan pembuktian perkara yang berkeadilan.

“Bukan sekedar metode ilmiah, ini bisa lebih luas dari itu. Karena dalam pendidikan yang menerapkan ilmu ilmiah maka harus ada langkah-langkah dalam penentuan masalah, pengumpulan masalah, perumusan metode yang digunakan, apa yang menjadi pengumpulan fakta, data, dan informasi dan bukti dalam peristiwa yang terjadi, kemudian analisa fakta data informasi dan bukti, terakhir diketahui terbukti atau tidak,” katanya.

Baca Juga :  Dari Hannover, Presiden dan Ibu Iriana Tiba di Tanah Air

Oleh karena itu, Komjen Arief mengatakan, ilmu forensik sebagai metode ilmiah sebenarnya menjadi tahap penggunaan fakta, data, informasi, dan bukti untuk mendukung analisa yang komprehensif guna melihat perkara yang sedang ditangani.

“Tapi dalam sisi ini harus mematuhi dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip obyektifitas, kejujuran, dan akuntabilitas dalam pemeriksaan forensik penegakan hukum. Karena akan menjadi barang bukti dalam pengadilan berupa keterangan ahli untuk memberikan keadilan,” kata Komjen Arief.

Baca Juga :  Peduli Kemanusiaan, Polres Sumenep Salurkan Bansos Korban Angin Puting Beliung

Selain memiliki prinsip mulia itu, ahli forensik juga harus bisa mengikuti perkembangan zaman dalam menghadapi kejahatan konvensional maupun kejahatan digital. Untuk itu diperlukan kemampuan untuk bisa berbaur dengan cepat misalnya dalam hal memanfaatkan alat canggih.

“Perkembangan kejatahatan juga harus diikuti perkembangan ilmu forensik. Oleh karena itu, dengan AFS diharapkan semua peserta bisa saling koordinasi. Karena berbagai dinamika dan kesulitan itu bisa dijalin dengan kerja sama pada penelitian forensik,” kata Komjen Arief.

Adapun kegiatan ini dihadiri Kabid Dokes seluruh Polda, Kabid Labfor jajaran, Inafis, BNN, TNI, kejaksaan, ahli bidang kesehatan negara-negara Asian. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru