JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Asosiasi Jurnalis Sumenep Independen (JSI) memastikan akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan agenda besar bertaraf nasional. Dua lembaga strategis menjadi tujuan utama studi banding, yakni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang pada Sabtu (6/12/2025) dan PT Pertamina bagian migas Surabaya pada Senin (8/12/2025) pukul 09.00 WIB.
Ketua JSI Sumenep, Igusty Madani, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah modernisasi organisasi jurnalis di Sumenep agar selaras dengan perkembangan teknologi dan energi nasional.
“Rakerda tahun ini kami desain untuk membuka wawasan baru para jurnalis Sumenep. Studi banding ke ITN Malang dan Pertamina Surabaya adalah ikhtiar kami untuk meningkatkan kualitas kerja jurnalistik yang berbasis teknologi dan industri energi,” kata Igusty Madani kepada media ini, Jum’at (05/12/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
JSI menilai bahwa dunia pers harus terus berkembang seiring perubahan zaman. Melalui kunjungan ke ITN Malang, para jurnalis diharapkan memahami lebih dalam tentang perkembangan teknik, riset kampus, hingga inovasi yang dapat mendukung pemberitaan berbasis data.
Sementara agenda di Pertamina Surabaya akan difokuskan pada pemahaman rantai industri migas, kebijakan energi nasional, serta standar informasi publik di sektor strategis negara.
Owner Media Detikzone itu menambahkan bahwa Rakerda kali ini ditujukan untuk memperkuat peran jurnalis sebagai penyampai informasi yang kredibel, akurat, dan berintegritas.
“Kami ingin JSI menjadi organisasi yang bukan hanya kuat secara struktur, tetapi juga unggul secara pengetahuan dan etika jurnalistik. Jurnalis harus berada di garda depan penyebaran informasi berkualitas,” tegasnya.
Tak hanya ketua, salah satu pengurus JSI, David Siregar, S.Pd, juga menyambut antusias agenda besar ini. Ia menilai bahwa studi banding ke dua institusi penting tersebut akan memperkuat kapasitas jurnalis Sumenep dalam memahami isu-isu strategis nasional.
“Kunjungan ini sangat penting untuk memperkaya perspektif para jurnalis, terutama terkait teknologi kampus dan industri migas. JSI ingin memastikan bahwa anggotanya selalu mendapat ruang belajar yang berkualitas,” tambah David.
Melalui Rakerda dan rangkaian studi banding tersebut, JSI berharap mampu melahirkan rekomendasi program kerja yang lebih progresif serta meningkatkan kualitas jurnalistik yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional. (REDJAVA****)










