JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat membangun dunia pendidikan yang bersih dan berintegritas digaungkan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui deklarasi Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Jumat (08/05/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum agenda jalan sehat dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, SH , MH. Suasana halaman kantor pemerintah daerah tampak dipenuhi ribuan peserta yang terdiri dari tenaga pendidik, siswa, serta jajaran organisasi perangkat daerah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos, M.Si, unsur Forkopimda, para pimpinan OPD, Kadisdik beserta jajaran, serta elemen pendidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.
Deklarasi Pakta Integritas SPMB 2026 menjadi momen penting yang menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus berjalan bersih dan profesional agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
“SPMB harus dilaksanakan secara jujur, objektif, transparan, akuntabel, adil dan tanpa diskriminasi. Ini adalah komitmen bersama seluruh penyelenggara pendidikan di Kabupaten Sumenep,” kata Moh. Iksan disela kegiatan.
Dalam naskah Pakta Integritas yang dibacakan, seluruh pihak yang terlibat menyatakan siap melaksanakan seluruh tahapan SPMB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjaga integritas dan profesionalitas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan kewenangan.
Moh. Iksan menegaskan, deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menciptakan proses penerimaan murid baru yang tertib dan terpercaya.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan hak yang sama dalam proses penerimaan murid baru tanpa ada praktik-praktik yang mencederai rasa keadilan,” tegasnya.
Selain itu, seluruh penyelenggara juga berkomitmen menjaga kerahasiaan data serta menggunakan seluruh informasi dan kewenangan secara benar dan bertanggung jawab selama pelaksanaan SPMB berlangsung.
“Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan integritas dan pelayanan yang baik. Karena itu seluruh panitia wajib bekerja profesional dan bertanggung jawab,” tutup H. Moh. Iksan.
Deklarasi Pakta Integritas yang digelar di hadapan ribuan peserta jalan sehat tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep serius menghadirkan sistem pendidikan yang bersih, kredibel, dan berpihak pada prinsip keadilan bagi seluruh masyarakat. (REDJAVA****)












