JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, suasana khidmat dan penuh makna spiritual terasa di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.
Tiga lembaga pendidikan Islam RA Darul Jalal, MIN 3 Sumenep, dan MTsN 3 Sumenep berkolaborasi menggelar pawai religi, tabur bunga, serta tahlil bersama di makam para pendiri madrasah di Desa Tanjung, Sabtu malam (16/08).
Ratusan siswa, wali murid, dan para guru tampak larut dalam rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 18.30 WIB.
Dimulai Pawai religi yang mengiringi perjalanan menuju makam berlangsung semarak dengan nuansa islami, diiringi lantunan shalawat serta simbol-simbol kebersamaan dan cinta tanah air.
Setibanya di makam pendiri madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga dan pembacaan tahlil.

Doa-doa khusyuk dipanjatkan sebagai wujud penghormatan atas jasa besar para ulama dan pendiri madrasah yang telah meletakkan dasar pendidikan Islam di kawasan tersebut.
Plt. Kepala MIN 3 Sumenep, Baidawi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual, melainkan juga sarana pendidikan karakter.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga media pendidikan spiritual bagi para siswa agar menghargai sejarah dan jasa para ulama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat religiusitas dan nasionalisme harus ditanamkan sejak dini melalui kegiatan nyata yang melibatkan siswa secara langsung.

“Momentum ini kami manfaatkan untuk menanamkan semangat religius yang sejalan dengan nilai kebangsaan, agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi berkarakter dan mencintai tanah air,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Baidawi berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut sebagai tradisi pendidikan madrasah di Saronggi.
“Kami bertekad menjadikan agenda ini sebagai tradisi tahunan, sebab selain mempererat silaturahmi antarwarga madrasah, juga menjadi sarana membangun kesadaran sejarah dan spiritualitas di kalangan siswa,” tukasnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dipimpin para guru, untuk kemajuan madrasah, keberkahan bagi siswa, serta kejayaan bangsa Indonesia di usia ke-80 kemerdekaannya. (REDJAVA****)










