Jasmas HCML di Pulau Giliraja Tuai Kritik

- Redaksi

Jumat, 7 April 2023 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasmas HCML di Pulau Giliraja Tuai Kritik

Jasmas HCML di Pulau Giliraja Tuai Kritik

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Husky Cnooc Madura Limited (HCML) melalui Lembaga Bahtera menggelar jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) di 9 desa terdampak wilayah Kecamatan Giligenting dan Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan jadwal, Jasmas tersebut digelar di desa terdampak pengeboran Migas HCML, meliputi Desa Lombang, Jate, Banbaru dan Banmaleng. Kemudian jaring aspirasi juga dilaksanakan di Aenganyar, Galis, Bringsang, Gedugan dan Desa Lobuk.

Namun belakangan, pelaksanaan Jasmas yang berlangsung di Desa Lombang pada Senin 3 April 2023 itu mendapat kritik tajam dari tokoh pemuda setempat, Slamet Readi. Dia mempertanyakan keseriusan HCML yang hanya diwakili oleh lembaga Bahtera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harusnya dalam pelaksanaan Jasmas pihak HCML datang bertemu langsung dengan masyarakat, mereka harus benar-benar tahu apa yg menjadi keinginan masyarakat di bawah,” kata Slamet Readi, kepada media, saat dihubungi via telepon, Jum’at (07/04/2023)

Apalagi, sambung Slamet, saat pelaksanaan jaring aspirasi, ada dana sebesar Rp 75 juta untuk setiap desa. Namun, tidak dijelaskan secara rinci dana tersebut bersumber darimana dan untuk kepentingan apa.

Baca Juga :  Polisi Sahabat Anak di SRT 49: Membentuk Generasi Peduli Keselamatan Sejak Usia Dini

“Pertanyaannya, apakah masyarakat menginginkan proyek dari perusahaan atau menginginkan perusahaan bubar dari Giliraja,” ujarnya.

Sebab, kata Slamet, kucuran dana sebesar Rp 75 juta untuk masing-masing desa sangat tidak masuk akal dan tidak wajar dilakukan oleh HCML selagi perusahaan belum beroperasi.

“Status keberadaanya masih dipertanyakan oleh masyarakat, kok tiba-tiba ngasih dana,” kecamnya, menambahkan.

Hal senada disampaikan Dedes Syahputro, pria yang saat ini menjabat ketua IKA PMII Giliraja mengaku tidak habis pikir dengan langkah yang diambil oleh HCML memberikan kucuran dana sebesar Rp 75 juta.

“Ini ada apa kok bisa. Sedangkan masalah rumpon nelayan saja belum teratasi. Lah ini malah mau ngasih ke desa Rp 75 juta,” singgungnya.

Untuk mendapat kejelasan terkait dengan polemik tersebut, media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Ketua Lembaga Bahtera selaku pendamping atau kepanjangan tangan HCML, Sahrul Gunawan.

Baca Juga :  Ferdiansyah Tetrajaya Kenang Masa Ikut Cerdas Cermat Saat Buka Smart Student Contest SMP 2026

Namun ia tidak bersedia memberikan keterangan. Dia malah menyuruh agar media langsung melakukan konfirmasi kepada pihak HCML.

Selanjutnya, pada Rabu 5 April 2023, media mencoba melakukan konfirmasi lanjutan kepada Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari.

“Nanti biar mas ali yg berkomentar ya…karena beliau sekarang yg bertugas,” ujarnya saat dihubungi via percakapan WhatsApp.

Namun, hingga Jumat 7 April 2023 siang. Aliyuddin yang ditunjuk Manager Regional Office & Relations HCML Hamim Tohari untuk memberikan jawaban atas keluhan masyarakat di desa terdampak belum menghubungi media.

Sebab itu, media mencoba menghubungi yang bersangkutan. Sayang, hingga berita ini naik upaya konfirmasi media belum dijawab meski tanda lapor pesan terkirim sudah dibaca.

Baca Juga :  Cegah Kenakalan Remaja Dan Bullying, Wakapolres Sumenep Binluh Pencegahan di SMPN 2 Sumenep

Sekadar informasi, HCML melalui Lembaga Berdaya Sejahtera (Bahtera) menggelar jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) yang merupakan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas-Husky Cnooc Madura Limited (HCML) tahun 2023.

Berdasarkan jadwal yang diterima media, pelaksanaan Jasmas berlangsung sejak Senin 3 April 2023 untuk dua desa yakni Desa Lombang dan Jate. Selanjutnya, pada hari Selasa 4 April 2023 kegiatan yang sama juga berlangsung di Desa Banbaru dan Banmaleng.

Pada Rabu 5 April 2023 kegiatan Jasmas berlangsung di empat desa sekaligus yakni Desa Aenganyar, Galis, Bringsang dan Desa Gedungan.

Untuk 8 desa tersebut masuk wilayah Kecamatan Giligenting. Jasmas ditutup pada hari Kamis 6 April 2023 di Desa Lobuk Kecamatan Bluto. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU