JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sejahtera menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi antara Polres Sumenep, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Kamis (6/3/2025).
Bertempat di Ruang Kerja Kapolres Sumenep, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung stabilitas ketenagakerjaan dan keamanan daerah.
Dalam forum tersebut, hadir Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade, S.I.K., M.H., Kepala Disnaker Sumenep, Heru Santoso beserta jajaran, serta perwakilan Kemenag Kabupaten Sumenep, Sofi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pejabat utama Polres Sumenep turut ambil bagian, di antaranya Kabaglog Kompol Jaiman, S.H., M.H., Ps. Kabag SDM AKP Widiarti, S.H., Kasat Binmas AKP Moh Abd Kohar, S.H., Kasat Reskrim AKP Agus Rusdianto, S.H., dan Kasat Intelkam Iptu Amirul Mukminin, S.Pd.I., M.Sos.
Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep menegaskan bahwa permasalahan ketenagakerjaan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif berbagai elemen untuk memastikan hak-hak tenaga kerja terlindungi.
“Ketenagakerjaan adalah pilar penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, keamanan dan kesejahteraan para pekerja harus menjadi prioritas bersama. Kami ingin memastikan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga aman dan kondusif,” kata AKBP Henri Noveri Santoso.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah peran Kemenag dalam memberikan bimbingan moral dan spiritual kepada para pekerja, terutama dalam sektor-sektor yang rentan terhadap eksploitasi dan pelanggaran hak ketenagakerjaan.
“Semoga sinergi ini diharapkan dapat membangun kesadaran serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,” ujar sosok nomer satu di Korps Bhayangkara Sumenep itu.
Rapat berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan, di mana setiap pihak menyampaikan pandangan dan solusi terbaik dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di Kabupaten Sumenep.
Ke depan, hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan program sosialisasi, pengawasan ketat di sektor ketenagakerjaan, serta peningkatan komunikasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis.
“Dengan sinergi yang semakin erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan institusi keagamaan, diharapkan Sumenep mampu menjadi model daerah yang mengedepankan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga stabilitas keamanan bagi seluruh masyarakat,” tandasnya. (REDJAVA/Humas****)








