JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana Minggu pagi di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep berubah meriah ketika ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Jalan-Jalan Sehat (JJS) Bersama Bupati, Minggu (30/11/2025).
Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep bekerja sama dengan Bank BPRS Bhakti Sumekar dalam rangka memeriahkan HGN 2025 dan sebagai wujud apresiasi terhadap para pendidik serta dorongan untuk meningkatkan kebugaran fisik guru di daerah.

Sejak pukul 05.30 WIB, peserta mulai berdatangan. Tidak sedikit guru kepulauan yang sudah menyeberang sejak dini hari demi bisa mengikuti agenda tersebut. Dari guru PAUD, SD, SMP hingga guru SMA/SMK, seluruhnya larut dalam suasana kebersamaan yang jarang terjadi dalam skala sebesar ini.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, SH., MH., hadir langsung untuk melepas ribuan peserta. Ia didampingi Sekdakab Drs. Syahwan Efendi, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar, serta unsur Forkopimda yang ikut memeriahkan acara.

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan melalui kesehatan para guru.
Mengutip pepatah Arab “Akal yang sehat tergantung pada badan yang sehat,” ia menekankan bahwa tubuh yang bugar menjadi modal utama seorang guru dalam menjalankan tugas profesinya.
“Guru yang sehat akan mampu mendidik dengan optimal. Mereka adalah fondasi lahirnya generasi yang terdidik, kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” kata KH. Imam Hasyim.
Sosok orang nomor dua di lingkungan pemkab Sumenep itu menyebut kesehatan sebagai investasi jangka panjang yang secara langsung berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas.
Lebih jauh, Wabup mengingatkan bahwa guru merupakan figur sentral dalam pembentukan karakter anak. Selain mengajar, seorang guru harus mampu menampilkan keteladanan yang bisa ditiru murid-muridnya.
“Guru harus menjadi uswah, menjadi contoh yang nyata bagi murid-muridnya. Kedisiplinan, keteladanan, dan sikap yang baik akan terpancar pada generasi kita kelak,” tegasnya.
Menurut Ketua DPC PKB Sumenep itu menyebut, ribuan guru yang hadir hari itu menggambarkan tingginya semangat pengabdian para pendidik, termasuk guru kepulauan yang rela menempuh perjalanan jauh demi ikut serta.
Setelah pelepasan peserta, iring-iringan guru memadati rute jalan sehat di beberapa ruas jalan kota. Mereka tampak menikmati suasana santai sambil bersenda gurau dengan rekan sesama pendidik dari kecamatan lain.
Pascajalan sehat, peserta disuguhi hiburan, pembagian doorprize, serta sejumlah kegiatan interaktif yang menambah semarak suasana. Para guru tampak antusias mengikuti berbagai sesi hingga acara berakhir sekitar pukul 09.30 WIB.

“Melalui pelaksanaan JJS ini, Pemkab Sumenep berharap dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan daerah, serta para pendidik. Kegiatan yang penuh nuansa kekeluargaan ini menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi antarpendidik, terutama bagi mereka yang selama ini jarang bertemu karena perbedaan lokasi tugas,” pungkasnya.
Dengan digelarnya acara ini, Pemkab Sumenep kembali menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan dengan pendekatan yang humanis dimulai dari memastikan kebugaran, kebahagiaan, dan ketangguhan para guru sebagai garda terdepan pembentukan generasi masa depan. (REDJAVA****)














