Jaksa Sahabat Anak, Kini Hadir di SDN Daramista Lenteng, Upaya Pencegahan Dini Aksi Bullying pada Anak Didik

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Jaksa Masuk Sekolah di SDN Daramista II Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Jum'at (31/05/2024)

Pamflet Jaksa Masuk Sekolah di SDN Daramista II Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur, Jum'at (31/05/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, bersama SDN Daramista II menggelar sosialisasi dengan tema “Stop Perundungan atau Bullying Terhadap Siswa,”.

Kegiatan yang berlangsung di aula SDN Daramista II, di Desa Daramista Kecamatan Lenteng berlangsung dengan meriah dengan antusias para peserta anak didik.

Tujuan diselenggarakannya acara ini sebagai langkah konkret sekolah dengan Kejari Sumenep dalam pencegahan perundangan/bullying kepada siswa-siswi sekolah.

Kedatangan tim jaksa masuk sekolah disambut hangat oleh Kepala SDN Daramista II, Abu Bakar, SPd, SD dan ratusan siswa-siswi SDN setempat.

Dalam sambutannya, Kepala SDN Daramista II, Kecamatan Lenteng, Abu Bakar, SPd, SD mengatakan tujuan digelarnya sosialisasi ini agar tidak ada lagi perundungan (Bullying) yang terjadi di satuan pendidikan.

Baca Juga :  Peringati HANI 2025, IBM Sumenep Tegaskan: Narkoba Adalah Awal Kehancuran

“Karena dampak dari perundungan (Bullying) dalam jangka panjang sangat mempengaruhi psikologis dan kesehatan mental bagi pelaku ataupun korban,” terangnya.

Pihaknya berharap setelah kepada siswa-siswi yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini, anak didik tidak lagi melakukan tindakan perundungan (Bullying) kepada sesama anak didik.

“Semoga kedepan tidak ada lagi tindakan perundungan (Bullying) yang menimpa anak – anak didik kita yang dampaknya sangat luar biasa,” harapnya.

Baca Juga :  20 Tahun Pengabdian Akpol 2003 Batalyon Tantya Sudhirajati, Polres Sumenep Salurkan Enam Truk Tangki Air Bersih Untuk Warga di Dua Desa

Sementara itu, Tim Jaksa Kejari Sumenep, Nur Fajriyah, SH menyampaikan kegiatan sosialisasi perundungan (Bullying) ini digelar sebagai bentuk pencegahan dini terjadinya bullying kepada anak didik.

“Saat sekarang ini lagi marak tindak perundungan (Bullying) yang terjadi pada anak didik, khususnya di tingkat sekolah dasar (SD),” tegas Jaksa Nur sapaannya.

Ia menegaskan melalui kegiatan ini maka diharapkan siswa mengerti dan paham akan bahaya perundungan dan dampaknya bagi mental dan psikologis anak-anak (korban).

“Dalam upaya pencegahan perundungan (Bullying) ini, sangatlah perlu adanya peran aktif dari seluruh pihak, termasuk peran guru, orang tua dan lingkungannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Luncurkan Aplikasi "EATORE" Upaya Akurasi Data Kematian Peserta BPJS

Lebih lanjut Jaksa kelahiran Sampang itu mengajak semua pihak untuk mencegah dan mengatasi terjadinya aksi perundangan (Bullying) yang terjadi, termasuk di lingkungan sekolah.

Dirinya menambahkan Kejari Sumenep akan siap memberikan wawasan dan pemahaman tentang kepastian hukum bagi korban perundungan, jika nantinya pihak sekolah tidak dapat mengatasinya.

“Kami akan selalu siap memberikan bantuan hukum apabila ada anak didik yang menjadi korban bullying yang membutuhkan kepastian dan perlindungan hukum,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru