JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH dengan terobosan baru bagi masyarakat kabupaten Sumenep yang ingin bertamu dan bertatap muka langsung dengan dirinya melalui program “Ngopi Teras”, setiap Selasa mulai pukul 08.00 hingga 10.00 wib.
Kegiatan ini bertempat di Mandapa Jokotole Pendopo Agung Keraton Sumenep di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Pajagalan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.
Program yang dilaunching Bupati Sumenep tahun lalu tersebut sempat vakum dikarenakan dampak pandemi Covid-19, namun seiring melandainya pandemi Covid-19 program Ngopi Teras kembali digelar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program yang bertujuan untuk mendekatkan Bupati dengan masyarakatnya selain itu, juga hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi terkait dengan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik demi tercapainya tagline “Bismillah Melayani”.
Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH mengatakan bahwasanya program Ngopi Teras ini digelar untuk mendekatkan dirinya dengan masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi aspirasi mereka tentang kabupaten Sumenep.
“Saya pribadi selalu menyempatkan diri untuk berdialog dengan masyarakat, menerima kritikan, keluhan dan masukan yang positif untuk Sumenep lebih baik,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi SH MH saat menerima perwakilan pemuda timur daya, Thoifur Ali Wafa, Selasa (19/09/2022).
Program Ngopi Teras ini Kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi menjelaskan merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan ide-ide positif yang membangun dan menyerap apa yang menjadi keluhan masyarakat Sumenep.
“Kegiatan ini juga sebagai ajang kesempatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat,” ujar ketua DPC PDIP Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, semua apa yang menjadi aspirasi masyarakat tersebut selanjutnya melalui perangkat daerah akan ditindaklanjuti, sehingga akan terasa adanya program “Ngopi Teras” benar-benar berdampak positif terhadap pembangunan di segala bidang di Kabupaten Sumenep.
“Saya instruksikan kepada perangkat daerah untuk menindaklanjuti aspirasi, masukan dan saran yang disampaikan saat Ngopi Teras agar membuat kebijakan baru dalam upaya memperlancar proses pembangunan di kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Sementara itu, Perwakilan Pemuda Timur Daya, Thoifur Ali Wafa menyampaikan apa yang telah menjadi langkah Bupati Sumenep sangatlah tepat dalam menyediakan tempat untuk masyarakat dalam menyampaikan saran, kritikan dan aspirasi positif untuk membangun Sumenep yang lebih baik.
“Ini bukti nyata bahwa kepimpinan Bupati Sumenep mengedepankan prinsip keterbukaan, peduli dan musyawarah. Dan baru kali pemimpin pemerintahan yang membuka ruang kontrol sosial kepada masyarakat, sikap ideal seorang pemimpin yang tidak diragukan lagi,” tegas Ketua Pemuda Timur Daya, Thoifur Ali Wafa.
Dirinya menyampaikan permasalahan yang ada dikawasan timur daya untuk menjadi perhatian Bupati Sumenep, diantaranya kondisi jalan dari Desa Legung Barat sampai Desa Badur, kondisi kesejahteraan ekonomi nelayan pesisir, pemanfaatan kawasan dan wisata lombang serta terkait pelayanan kesehatan puskesmas Legung Timur.
“Juga terkait pemanfaatan pelabuhan baru yang ada di Kecamatan Dungkek dan pengadaan SPBU Pertamina di Desa Legung Barat,” ungkap Thoifur sapaan akrabnya.
Sementara pada kesempatan yang sama, Sekretaris Aliansi Pemuda Timur Daya, Syaiful Bahri juga menyampaikan bahwa ada potensi peningkatan ekonomi kerakyatan di Kecamatan Batuputih yang hingga saat ini belum ada perhatian khusus dari pemerintah kabupaten Sumenep, Khususnya budidaya pisang yang ada di Desa Gedang-Gedang Kecamatan Batuputih.
“Sebagai Pemuda Batuputih, Saya berharap potensi pisang yang ada di Desa Gedang-Gedang itu perlu diperhatikan dan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten, sehingga ada pergerakan ekonomi kerakyatan khususnya petani pisang,” tutur Sekretaris Aliansi Pemuda Timur Daya.
Dirinya berharap, semoga aspirasi yang disampaikan di program Ngopi Teras dapat ditindaklanjuti dan di evaluasi oleh OPD terkait.
“Semoga kedepannya hubungan emosional antara Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi dengan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Timur Daya semakin bersinergi demi menjawab Tagline “Bismillah Melayani” harapnya. (REDJAVA****)








