Ini Kata Ketua Divisi Advokasi Komunitas Jurnalis Jawa Timur Terkait Video Viralnya Kapolres Sampang

- Redaksi

Sabtu, 18 Juni 2022 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Divisi Advokasi Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Feris

Ketua Divisi Advokasi Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Feris

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Ribuan wartawan atau jurnalis dibuat geram oleh pernyataan AKBP. Arman S.I.K M.S.I. Bagaimana tidak, dalam video berdurasi 02.15 detik yang tersebar di sejumlah kalangan, Kapolres Sampang ini memerintahkan kepada anggotanya agar hanya melayani wartawan yang sudah terdaftar di dewan pers dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Saya Kapolresnya, saya perintahkan Kasi Humas untuk mendata mana media yang terdaftar dan tidak. Jadi yang dianggap media adalah yang terdaftar dewan pers. Jika ada anggota yang tidak melayani wartawan yang terdaftar dan yang memiliki sertifikasi uji kompetensi, propam saya perintahkan untuk meriksa anggota tersebut”

Baca Juga :  Keistimewaan Sholat Tarawih Malam ke25, Allah SWT Akan Hilangkan Siksa Kubur Untuk Orang Yang Tunaikan

Pernyataan tersebut sangat menyakiti rekan jurnalis, pernyataan yang disampaikan dengan emosional oleh Kapolres Sampang itu juga menggerakan ribuan jurnalis untuk mengkritisi sikapnya yang ditunjukan dihadapan sejumlah wartawan saat agenda audensi kepada sejumlah awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi sebuah koreksi diri dari Kepolisian Republik Indonesia (POLRI). Menurut Feriz yang juga memegang jabatannya di Divisi Advokasi Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT). Pihaknya juga ikut prihatin atas kegaduhan di semua kalangan hingga di beberapa daerah rekan jurnalis akan menggelar aksi demo.

Lebih lanjut Feriz, tidak sedikit lembaga, organisasi masyarakat hingga tokoh masyarakat di daerah yang turut bangkit untuk menanggapi ucapan perwira polisi yang menyandang gelar melati dua di pundaknya.

Baca Juga :  Komitmen Wabup Sumenep: Merajut Pemerataan Pembangunan dari Daratan hingga Kepulauan

“Kayaknya beliau ngopinya kurang jauh, sehingga jurnalis di luar Jawa timur ikut geram dan tergugah,” Celoteh Feriz dengan gayanya yang khas sambil minum kopi, pada Sabtu (18/06/2022).

Menurutnya, beliau adalah pejabat kepolisian nomer satu di Kota Sampang Madura. Diumpamakan oleh Feriz, haruskah masyarakat yang ingin mengadu kepada pengayom dan pelindung masyarakat ini harus bersertifikat atau sudah terdaftar di suatu lembaga tertentu.

“Kemudian bisa dilayani pihak Kepolisian Republik Indonesia. Pada dasarnya seorang jurnalis / awak media ini adalah bolone polisi (mitra polri),” ucapnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gelar Sholat Ghaib Untuk Korban Gempa Cianjur

Berharap atas pernyataan AKBP Arman yang menyebabkan ketersinggungan rekan-rekan jurnalis bisa menjadi pembelajaran bagi Polri di seluruh Indonesia. Feriz juga meminta kepada Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit untuk segera evaluasi polisi yang tidak humanis atau tidak menerapkan slogan presisi kepada masyarakat, khususnya Kapolres Sampang, Madura.

“Janganlah menyakiti hati Jurnalis, Jurnalis juga Masyarakat. Kita ini pembawa pesan dari masyarakat, tolong dengarkanlah pesan masyarakat itu.” Pinta Feriz yang biasa dipanggil Mr. Brew sambil mengakhiri kritikan sikap dari polisi yang tidak mencerminkan Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan (PRESISI). (REDJAVA)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan
Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong
Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi
HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur
Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan
Pengajian Maulid Nabi di Raas Dipadati Warga, Jadi Momentum Kebersamaan dan Penutupan KKN
Polsek Pasongsongan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Sabu, Operasi Tumpas Semeru 2026 Berbuah Penindakan
HUT RI ke-81, Warga BTN Sumenep Kobarkan Api Persaudaraan Lewat Pawai dan Gotong Royong

BERITA TERKAIT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Warga Perum Griya Mapan Sumenep Gelar Tasyakuran HUT RI, Kebersamaan Jadi Semangat Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Pesan Camat Gapura di HUT ke-81 RI: Rawat Persatuan, Perkuat Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Bapemperda DPRD Sumenep Pacu 31 Raperda, 10 Masuk Tahap Fasilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:24 WIB

HUT ke-81 RI, Ainur Rahman: Perbakin Harus Ikut Wujudkan Indonesia Adil dan Makmur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Wabup Sumenep Hadiri Maulid Nabi dan Haul Khatib Paranggan, Ajak Masyarakat Rawat Ketakwaan

BERITA TERBARU