Inflasi Sumenep Januari 2025 Capai 1,06 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Penyumbang Tertinggi

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, SE, MSi

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, SE, MSi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 1,06 persen pada Januari 2025, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 108,71.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, kenaikan harga di berbagai kelompok pengeluaran menjadi pemicu utama inflasi, dengan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi sebesar 10,25 persen.

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa beberapa kelompok pengeluaran mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 2,50 persen, diikuti oleh kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,63 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang naik 0,96 persen,” ujarnya, Kamis (6/2/25).

Selain itu, kelompok transportasi juga mencatat kenaikan 1,02 persen, diikuti rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,81 persen, serta pendidikan yang naik 1,70 persen.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Drs Listyo Sigit Prabowo MSi Resmikan Program ETLE Nasional di 34 Polda Pada HUT Lantas ke-67

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami peningkatan sebesar 2,37 persen.

Namun, tidak semua sektor mengalami kenaikan harga. Joko Santoso menyebutkan bahwa kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga justru mengalami penurunan cukup besar, yakni 15,34 persen.

“Sementara kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan juga turun sebesar 0,37 persen,” tambahnya.

Di sisi lain, Sumenep mengalami deflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) dan sejak awal tahun (year to date/y-to-d) masing-masing sebesar 0,91 persen.

Baca Juga :  Kapolri : Kita Terus Membangun Nilai Persatuan, Toleransi dan Keberagaman

Menurut Joko Santoso, angka inflasi ini menunjukkan adanya dinamika harga yang masih terkendali, meskipun beberapa sektor mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi.

“Kami akan terus memantau pergerakan harga, khususnya di sektor-sektor yang memberikan pengaruh besar terhadap inflasi, agar daya beli masyarakat tetap stabil,” pungkasnya.

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru