JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pencak silat merupakan salah cabang olahraga seni bela diri dan salah satu warisan budaya Indonesia. Pencak silat terus berkembang khususnya di kabupaten ujung timur Pulau Madura berjuluk Kota Keris Sumenep.
Dari waktu ke waktu perkembangan cabang olahraga ini menunjukkan adanya peningkatan, bahkan antusias masyarakat khususnya para kawula muda cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan banyak kejuaraan digelar di Kabupaten Sumenep.
Seperti apa yang disampaikan Ketua Pencak Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Kabupaten Sumenep, Imam Syafi’i, SH kepada media ini melalui pesan WhatsAppnya, Kamis (11/07/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya mengatakan seni bela diri pencak silat agar tidak diakui oleh negara lain adalah dengan bagaimana salah satu cabang (Cabor) olah raga ini agar dijaga, dirawat dan perlu dilestarikan.
“Dan menjadikan icon daerah adalah salah satu cara atau upaya untuk mengenalkan seni bela diri pencak silat sebagai identitas (icon) diri dari sebuah daerah atau negara,” ucap Imam Syafi’i, SH menuturkan.
Untuk mewujudkan hal itu semua, menurut pria asli Desa Pamolokan itu menegaskan perlu adanya dukungan dari masyarakat untuk ikut andil dalam mengembangkan olah raga pencak silat yang ada di Kabupaten Sumenep ini.
“Kita akan upayakan PSN Perisai Putih Kabupaten Sumenep untuk rutin dan kontinyu menggelar kejuaraan atau turnamen pencak silat, baik itu pencak silat tanding ataupun seni,” ungkapnya.
Dengan rutinnya kegiatan kejuaran atau turnamen seni bela diri warisan budaya Indonesia, khususnya kejuaraan pencak silat di Kabupaten Sumenep akan dapat melestarikan pencak silat peninggalan leluhur. (REDJAVA****)









