JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bincang santai bersama media, Ketua Insan Bismillah Melayani, Bambang Supratman menegaskan akan segera mengagendakan deklarasi dukungannya kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada November 2024 mendatang.
“IBM akan deklarasikan dan mendukung penuh calon Bupati Petahana, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH dan KH. Imam Hasyim sebagai Wakil Bupati Sumenep untuk maju di Pilkada 2024,” katanya pada media ini, Selasa (06/08/2024).
Menurut Ketua IBM Sumenep itu menyatakan pasangan keduanya itu layak dan pantas memimpin kabupaten berjuluk Kota Keris untuk lima tahun kedepan, karena dari sisi pengalaman dan integritasnya patut diacungkan jempol.
“Dan itu sangatlah penting bagi sosok pemimpin untuk kemajuan Kabupaten Sumenep untuk lima tahun mendatang. Dan itu semua ada di pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim,” tutur loyalis Bupati Fauzi itu.
Menanggapi terkait isu, munculnya calon tunggal, kata Bambang sapaannya itu sah-sah saja dan bukan merupakan matinya sebuah demokrasi, tapi hal itu di buktikan dengan keberhasilan Achmad Fauzi Wongsojudo selama memimpin satu periode.
“Salah satunya dengan memberikan pelayanan gratis dan membawa Kota Keris Sumenep lebih baik dan maju. Dan itu bisa kita melihat dari hasil pencapaian dalam memimpin Sumenep selama 3 tahun,” ungkapnya.
Angka kemiskinan, pengangguran, IGR, SDM dan indeks pertumbuhan ekonomi di kabupaten ujung timur Pulau Madura semakin membaik dan meningkat, walaupun Sumenep diterjang covid-19 di awal kepemimpinannya.
“Hal itu tidak luput dari dukungan dan dorongan dari semua loyalis yang selalu mensupport, mendukung serta memberikan bisikan yang positif dan humanis,” ujar Bambang Supratman.
Masih kata Ketua IBM Sumenep, pihaknya akan selalu selektif mendukung calon yang mana afiliasinya dukungan IBM kepada karakter calon apalagi calonnya sudah diketahui pola dan strategi kepemimpinannya.
“Toh apabila nantinya terjadi calon tunggal di Pilkada 2024, ada sisi positifnya sehingga di akar bawah tidak terjadi gesekan – gesekan serta ketegangan politik antar pendukung,” tukasnya. (REDJAVA****)












