Hj. Nia Kurnia Fauzi: Misi Besar Pencegahan Stunting Dimulai Sebelum Kehamilan

Sabtu, 23 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Sebelah Kiri Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Hj. Nia Kurnia Fauzi

Foto Sebelah Kiri Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Hj. Nia Kurnia Fauzi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sumenep kini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat.

HJ. Nia Kurnia Fauzi, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, yang juga aktif di kancah politik sebagai kader PDI-P, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum siklus kehamilan terjadi.

Menurut Nia Kurnia Fauzi, langkah strategis yang ditempuh Pemkab Sumenep adalah membentuk tim pendamping desa yang beranggotakan bidan, kader PKK, dan kader KB.

Baca Juga :  Malam Mencekam di Cafe D'LARIS: Tim Damkar Sumenep Evakuasi Ular Liar dari Kamar Mandi

Tim ini memiliki tugas melakukan skrining awal bagi calon pengantin di seluruh desa, untuk memastikan kesehatan calon ibu dan keluarga sejak tahap perencanaan pernikahan.

“Upaya ini tidak hanya sekadar program kesehatan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mencetak generasi sehat dan unggul di masa depan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/08/2025).

Lebih lanjut, istri tercinta Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo itu menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Inspektorat Kabupaten Gelar Sosialisasi Anti Korupsi ke-330 Desa se-Kabupaten Sumenep

Menurutnya, keberhasilan pencegahan stunting tidak akan tercapai jika hanya mengandalkan satu pihak saja.

“Mulai dari tenaga kesehatan, kader desa, hingga orang tua dan masyarakat, semua harus bergerak bersama. Program ini harus berkesinambungan agar dampaknya benar-benar terasa di setiap lapisan masyarakat,” jelasnya.

Nia juga menyoroti peran kader PKK dan Bunda PAUD di desa-desa sebagai ujung tombak sosialisasi dan pendampingan keluarga.

Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, mereka mampu mendorong calon pengantin untuk lebih memahami pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan rutin, dan kesiapan mental sebelum memasuki tahap kehamilan.

“Kesadaran masyarakat sejak dini akan menjadi pondasi kuat dalam menekan angka stunting di Sumenep,” terangnya.

Dengan langkah-langkah terencana ini, diharapkan angka stunting di Kabupaten Sumenep dapat ditekan secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk masa depan.

“Untuk itu upaya pencegahan stunting bukan sekadar program jangka pendek, tetapi sebuah komitmen berkelanjutan bagi kesejahteraan generasi mendatang,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid
Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan
IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan
Kejari Sumenep Warning Pelaksana BSPS 2026: Jangan Main-Main dengan Dana Bantuan Rumah
Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra Ingatkan Kasus Korupsi BSPS Saat Sosialisasi BSPS 2026
Karutan Sumenep Percepat Transformasi Digital, E-LAKSI Jadi Terobosan Baru Permudah Layanan Masyarakat
Pelajar Guluk-Guluk Diajak Jadi Agen Perubahan Lingkungan, Mahasiswi Annuqayah Gelar Gerakan Hijau Selama Sebulan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:17 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:35 WIB

Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:14 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:32 WIB

IWO Sumenep Gelar Lomba Bung Karno 2026, Ratusan Generasi Muda Madura Adu Bakat dan Gagasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:11 WIB

Kejari Sumenep Warning Pelaksana BSPS 2026: Jangan Main-Main dengan Dana Bantuan Rumah

Berita Terbaru