JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Yayasan Nurul Hajar bersiap menggelar sebuah perhelatan akbar yang sarat makna dan penuh kebersamaan: Haul Majemuk & Reuni Akbar Alumni, yang akan berlangsung pada Kamis, 3 April 2025, di kompleks yayasan sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Acara ini mengusung filosofi mendalam “Nyambung Ate, Masekhen Tale Pangesto”, sebuah refleksi kearifan lokal yang menegaskan pentingnya menjaga tali silaturahmi dan merawat nilai-nilai kebersamaan lintas generasi.
Lebih dari sekadar mengenang jasa para pendiri dan tokoh-tokoh besar yang telah berkontribusi dalam perjalanan Yayasan Nurul Hajar, acara ini juga menjadi panggung bagi para alumni untuk kembali ke pangkuan almamater, berbagi inspirasi, serta memperkuat jejaring sosial yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perhelatan ini akan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah mendedikasikan hidup mereka untuk pendidikan dan pengabdian.
Selanjutnya, tausiyah keagamaan dari para ulama dan tokoh agama akan menjadi momen reflektif bagi seluruh peserta. Yang tak kalah menarik, acara ini juga menghadirkan diskusi kebangsaan, di mana para alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor akan berbagi pengalaman dan gagasan tentang peran mereka dalam membangun negeri.
Sejumlah alumni berprestasi yang telah menorehkan jejak emas di berbagai bidang akan hadir, berbagi cerita perjuangan, dan memberikan motivasi kepada santri serta peserta yang hadir.
Salah satunya adalah Dr. (cand) Mawardi, S.Sos., S.H., M.H., seorang akademisi dan praktisi hukum yang menggarisbawahi bahwa reuni ini bukan sekadar nostalgia, tetapi juga panggilan moral untuk terus berkontribusi.
“Ini bukan hanya pertemuan biasa, melainkan momentum emas untuk meneguhkan komitmen bersama. Kita harus menjadikan reuni ini sebagai wadah berbagi inspirasi, pengalaman, serta memperkokoh jejaring sosial guna memberikan manfaat nyata bagi umat dan bangsa,” ujarnya kepada media ini, Rabu (03/04/2025).
Ketua panitia acara menegaskan bahwa Haul Majemuk ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan penghormatan kepada para pendiri yayasan yang telah menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Kita ingin memastikan bahwa jejak perjuangan para pendiri tetap lestari dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Ini bukan sekadar reuni, tetapi juga ajang memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan menegaskan kembali komitmen pengabdian kita kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, KH Jauhari Aziz, M.Pd., selaku Pengasuh Yayasan Nurul Hajar, menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari warisan luhur yang harus terus dirawat.
“Haul Majemuk dan Reuni Alumni ini adalah momentum untuk mengenang jasa para pendiri dan merawat silaturahmi antar-keluarga besar yayasan, alumni, serta masyarakat. Ini adalah warisan yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” tutur beliau.
Dengan semangat kebersamaan dan kebangkitan alumni, acara ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin meluas dampaknya.
“Acara ini tidak hanya mempererat hubungan antar-alumni, tetapi juga membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat luas,” tandasnya.
Haul Majemuk & Reuni Akbar Alumni Yayasan Nurul Hajar bukan sekadar acara, ia adalah perjalanan sejarah, panggilan hati, dan manifestasi kecintaan terhadap nilai-nilai luhur yang telah diwariskan. Sebuah momen yang menyatukan, menguatkan, dan menebar inspirasi tanpa batas. (REDJAVA****)









