Hasil Selip Beras Musim Kemarau Dan Musim Penghujan Dijadikan Satu Sok Membuat Ibu Rumah Tangga Di Paberasan Sedih

Minggu, 1 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Selip Beras Musim Kemarau Dan Musim Penghujan Dijadikan Satu Sok Membuat Ibu Rumah Tangga Di Paberasan Sedih

Hasil Selip Beras Musim Kemarau Dan Musim Penghujan Dijadikan Satu Sok Membuat Ibu Rumah Tangga Di Paberasan Sedih

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Seorang ibu rumah tangga berinisial S mengeluhkan pelayanan penggilingan padi di salah satu penggilingan padi di desa Paberasan dikarenakan karena gabah kering gilingnya yang didapat musim penghujan tahun ini dicampur atau disatukan dalam satu sok urea dengan hasil panen gabah kering giling musim kemarau.

Menurut keterangan suaminya yang mengantarkan gabahnya kemarin sore ke penggilingan padi tersebut sudah menyampaikan untuk dipisahkan hasilnya antara hasil panen penghujan tahun ini dan hasil panen musim kemarau tahun lalu kepada pemilik penggilingan padi tersebut.

Baca Juga :  Pelepasan Siswa TK PAUD Budi Luhur Jadi Momentum Penguatan Pendidikan dan Kepedulian Sosial

“Mare ella sengkok ngocak soro pesah sedhussok se esellebe jeriya polana sedhussok jeriya 1 sok ollena panemoran ben 1 sok ollena panemberek en,” tegasnya (Saya sudah bilang yang dua sok itu hasil berasnya dipisah dikarenakan itu 1 sok hasil panen musim kemarau dan 1 sok hasil panen musim penghujan)

Baca Juga :  Kapolri : Anggota Kawal Perjalanan Tim Sepak Bola Sebelum dan Sesudah Pertandingan

Ibu rumah tangga berinisial S dengan alamat dusun Padaringan Timur desa Paberasan menggerutu sambil ngomel,” Kang mangkana ngak jeriya seleben mon tak etoguwie orengnga, Pas deddiya apa tang beras bile ecampor ngak reya (Memang begitu penggilingan padi kalau tidak dijaga sama pemiliknya, mau jadi apa beras saya ini), “ujarnya.

Baca Juga :  Kades Rahman Saleh SE Mengapresiasi Kegiatan Majelis Dzikir Sholawat Rijalul Ansor Paberasan Santuni Kaum Dhuafa

Ibu rumah tangga berinisial S menjelaskan, rencananya beras yang di selip dipenggilingan padi tersebut dari hasil panen musim penghujan tahun ini akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sedangkan beras yang dari hasil selip musim kemarau akan dibuatkan zakat.(Red)

Berita Terkait

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi
BMKG: Mayoritas Jawa Timur Cerah, Sumenep Jadi Wilayah yang Perlu Waspadai Angin Kencang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:48 WIB

Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:02 WIB

Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79

Berita Terbaru