Hari Kartini, Wakil Ketua DKC Pramuka Sumenep: Jangan Tutup Mata Dengan Pikiran Jadul Soal Perempuan

Kamis, 21 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DKC Pramuka Sumenep Masfufatul Hairiyah

Wakil Ketua DKC Pramuka Sumenep Masfufatul Hairiyah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Hari Kartini menjadi perayaan yang istimewa khususnya dikalangan perempuan, tak heran jika banyak para aktivis perempuan menjadikannya simbol sejarah perjuangan kaum perempuan hingga saat ini.

Aktivis Pramuka Masfufatul Hairiyah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Sumenep, turut mengajak mengenang sejarah perjuangan Kartini dalam emansipasi wanita pribumi kala itu. Kamis (21/4/2022)

Baca Juga :  Lewat Silaturahmi ke FKUB, ABI Sumenep Tegaskan Komitmen Perkuat Persatuan Umat

Sosok Kartini yang ditetapkan melalui Surat Keputusan yang dikeluarkan langsung dimasa Presiden Soekarno sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional ini menjadi spirit dan motivasi kaum perempuan terutama dikalangan pemuda.

Ria menyampaikan bahwa semangat belajar dan cita-cita terkadang terhalang oleh faktor lingkungan keluarga dan tak sedikit pikiran-pikiran jadul orang tua terutama yang ada desa mengakar pada anaknya, sehingga sejarah haruslah menjadi landasan dalam belajar dan memompa semangat untuk pencapaian tujuan dari setiap manusia.

Baca Juga :  Harumkan Sumenep, PSN Perisai Putih Sabet 6 Medali di Kejuaraan Trunojoyo National Championship 2024

“tidak dapat kita menutup mata dan telinga, bahwa saat ini masih banyak pemikiran-pemikiran jadul yang masih diterapkan oleh orang tua di wilayah pedesaan bahkan tidak jarang pula kita jumpai di wilayah perkotaan.” Ucap Ria.

Dirinya juga menegaskan bahwa pemikiran orang tua yang awam tentu tidak mudah untuk dipatahkan, sehingga dari setia kita harus melakukan pendekatan secara sopan dan kembali menelaah perjuangan RA Kartini untuk kita teladani, karena telah mampu membuktikan bahwa perempuan tidak selalu tentang dapur, suami, dan anak, sehingga dirinya abadi tercatat dalam sejarah bangsa.

Baca Juga :  Resmi! Ini Susunan Pengurus PKDI Sumenep 2025-2029 di Bawah Kepemimpinan H. Obet

“Perempuan harus mampu mengenyam pendidikan setinggi-tingginya dan bekerja dengan profesi tinggi serta mampu bersaing membuktikan bahwa kedudukannya dapat setara dengan laki-laki” Tegasnya.(*)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru