JAVANETWORK.CO.ID.SAMPANG – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH tidak akan pernah surut dalam memperjuangkan keinginannya terkait reaktivasi jalur kereta api di Pulau Madura, tidak terkecuali berharap dukungan dari para alim ulama.
Hal itu diungkapkan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri hari kelahiran (Milad) ke-8 Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufik Sampang, Jum’at (21/07/2023) malam.
“Soal reaktivasi kereta api ini butuh dukungan dan dorongan dari para alim ulama di Madura. Juga membutuhkan perjuangan, karena prosesnya jangka panjang, namun semuanya itu untuk kesejahteraan masyarakat Madura,” kata Bupati Sumenep dihadapan para alim ulama dan santri.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan, soal reaktivasi jalur kereta api di Madura merupakan salah satu kebutuhan masyarakat selain muncul desakan pembuatan tol di Pulau Madura.
Akan tetapi menurut, ketua DPC PDI-P Sumenep itu lebih lanjut menuturkan bahwa perjuangan tol di Pulau Madura tampaknya sangat panjang, hal itu dikarenakan belum ada payung hukum yang menjadi landasan.
Tentunya yang jelas, kata orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu, menyebut beda dengan reaktivasi jalur kereta api yang sudah dituangkan dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2019.
“Karena butuh perjuangan yang panjang, reaktivasi jalur kereta api perlu dukungan dari para ulama yang hadir saat ini. Semoga perjuangan ini segera terpenuhi,” pungkasnya. (REDJAVA****)












