JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, tampak hidup dengan suasana berbeda pada Jumat (17/10/2025) siang.
Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi peresmian Kawasan Desa Koperasi Modern Produktif (KDKMP) untuk menyaksikan momen bersejarah: peletakan batu pertama kawasan ekonomi produktif berbasis koperasi modern.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan serentak di 80 ribu titik KDKMP di seluruh Indonesia, dan terhubung langsung melalui video conference (vicon) dengan Wakil Panglima TNI serta sejumlah Kementerian RI di Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Sumenep, kegiatan berlangsung di Desa Pangarangan dengan antusiasme tinggi dari warga. Acara dimulai pukul 14.00 WIB dan berjalan tertib, aman, serta penuh semangat kebersamaan.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni simbolik, melainkan titik awal lahirnya gerakan ekonomi produktif yang tumbuh dari desa.

“Hari ini kita tidak hanya meletakkan batu, tapi juga meletakkan harapan. Dari Pangarangan, kita buktikan bahwa kemandirian ekonomi bisa dimulai dari desa,” ujar Letkol Arm Bendi Wibisono kepada awak media.
Ia menilai, keberhasilan program KDKMP sangat ditentukan oleh sinergi lintas sektor antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Menurutnya, TNI siap berada di garda terdepan dalam mendukung langkah strategis pemerintah daerah menuju desa yang mandiri dan berdaya saing.
“TNI tidak berdiri sendiri. Kami hadir bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Karena membangun bangsa tidak bisa sendirian harus bersama, harus gotong royong,” tegasnya.
Program Kawasan Desa Koperasi Modern Produktif (KDKMP) dirancang untuk mengembangkan ekosistem ekonomi baru di tingkat desa melalui koperasi yang modern, profesional, dan transparan.
Konsep ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional dari akar rumput.
Bagi Dandim Bendi, Desa Pangarangan bukan sekadar lokasi pelaksanaan, tetapi ikon perubahan dan inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.

“Kita ingin Pangarangan menjadi contoh bahwa desa bisa maju, produktif, dan modern tanpa kehilangan nilai-nilai lokalnya,” ujarnya.
Lebih lanjut Dandim Bendi menyampaikan pesan kuat kepada seluruh masyarakat Sumenep:
“Desa itu kekuatan bangsa. Kalau desa kuat, Indonesia pasti hebat. Dan hari ini, kita memulainya dari Pangarangan,” pungkas Letkol Arm Bendi Wibisono.
Acara ditutup dengan doa bersama serta penyambungan komunikasi langsung ke ribuan titik pelaksanaan KDKMP di seluruh Indonesia.
Suasana haru dan optimisme tampak menyelimuti warga yang hadir, menandai awal perjalanan baru menuju desa yang mandiri, modern, dan produktif.
Turut Hadir dalam Acara:
- Asisten Administratif Setdakab Sumenep Abdul Madjid.,S.Sos., M.Si. (mewakili Bupati Sumenep)
- Wakapolres Sumenep Kompol Mansyur Ade, S.H.
- Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli, S.Sos., M.Si.
- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Anwar Syahroni Yusuf
- Danramil Kota Kapten Czi Acep Kusnadi
- Camat Kota Yudi Nursukmadyanto, S.STP., M.M.
- Kepala Desa Pangarangan H. Miskun Legiono, S.E.
- serta jajaran Forkopimcam Kota dan ratusan masyarakat Desa Pangarangan.
Kegiatan berjalan aman, lancar, dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Sumenep. Momentum ini menjadi awal nyata penguatan ekonomi rakyat melalui kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong dari desa. (REDJAVA****)









