JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Nuansa haru dan kebersamaan menyelimuti Madrasah Darul Ulum Sufyanu, Dusun Bara’ Lorong, Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, saat Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sumenep menggelar santunan untuk 55 anak yatim-piatu, dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan cerminan nyata kepedulian gerakan koperasi terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan, di momentum bulan suci Ramadan.
Ketua Dekopinda Sumenep, Drs. Ec. Sustono, MM, M.Si, menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan ini terletak pada keikhlasan dan kepedulian, bukan pada besaran bantuan yang diberikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin anak-anak tidak melihat dari besar kecilnya santunan, tetapi dari ketulusan dan kepedulian kami. Ini adalah bentuk kasih sayang gerakan koperasi kepada mereka,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang harus terus dijaga dan diperkuat.
“Gerakan koperasi harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga sosial. Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbagi dan mempererat kebersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Sufyanu, Ustadz Sufyan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada para santri yatim.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Dekopinda dan seluruh gerakan koperasi. Santunan ini sangat berarti bagi anak-anak, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah,” tuturnya.
Acara diawali dengan penyerahan santunan secara simbolis, dilanjutkan doa bersama yang berlangsung khidmat.
Menjelang waktu berbuka, suasana berubah hangat saat seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan sederhana penuh kebersamaan.
Momen ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial masih terjaga kuat di Kabupaten Sumenep.
Melalui kegiatan seperti ini, Dekopinda berharap nilai-nilai kemanusiaan terus tumbuh dan menjadi bagian tak terpisahkan dari gerakan koperasi di daerah. (REDJAVA****)








