GEN Sumenep Bangkitkan Semangat Pelestarian Budaya, Generasi Muda Diajak Menjadi Penjaga Peradaban Madura

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GEN Sumenep Bangkitkan Semangat Pelestarian Budaya, Generasi Muda Diajak Menjadi Penjaga Peradaban Madura

GEN Sumenep Bangkitkan Semangat Pelestarian Budaya, Generasi Muda Diajak Menjadi Penjaga Peradaban Madura

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus globalisasi yang kian mengikis identitas lokal, Generasi Emas Nusantara (GEN) Sumenep mengambil langkah nyata dengan menggelar Dialog Kebudayaan bertajuk “Generasi Emas; Menjaga Warisan, Menguatkan Peradaban” di Taman Andhap Asor, Keraton Sumenep, Selasa (9/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna itu menjadi ruang pertemuan antara pemangku kebijakan, budayawan, serta generasi muda untuk merumuskan langkah bersama dalam menjaga keberlangsungan budaya Madura sebagai fondasi pembangunan peradaban masa depan.

Hadir sebagai narasumber Budayawan Nasional Ibnu Hajar, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, dan Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Sumenep Mohammad Zaini. Dialog dipandu oleh Sekretaris GEN Sumenep, Aliya Zahra.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Hizbul Wathan, Ketua GEN Jawa Timur Muhammad Romli, Ketua GEN Sumenep Fauzi, serta puluhan anggota GEN dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Kejari Sumenep Sediakan Posko Pengaduan Pilkada Serentak 2024

Mewakili Bupati Sumenep, Hizbul Wathan menegaskan bahwa budaya merupakan akar identitas yang harus terus dijaga oleh setiap generasi. Menurutnya, pelestarian budaya bukan sekadar menjaga tradisi, melainkan juga menjaga karakter dan jati diri masyarakat.

Ia menjelaskan, suluk budaya merupakan proses perenungan mendalam untuk memahami nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur. Dari proses itulah masyarakat dapat menemukan arah dan identitas kebangsaannya.

“Budaya adalah cermin jati diri. Ketika generasi muda mampu menjaga budaya, maka sesungguhnya mereka sedang menjaga masa depan daerah dan bangsanya sendiri,” ujarnya di hadapan peserta dialog.

Dalam kesempatan yang sama, Mohammad Zaini menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam upaya pemajuan kebudayaan. Ia menyebut, pelestarian budaya telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Menurutnya, Kabupaten Sumenep memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari situs bersejarah, kesenian tradisional, adat istiadat, hingga berbagai bentuk kearifan lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

“Semua kekayaan budaya itu tidak akan bertahan tanpa peran generasi muda. Mereka adalah harapan sekaligus pewaris yang akan menentukan apakah budaya kita tetap hidup atau justru perlahan menghilang,” katanya.

Sementara itu, Budayawan Nasional Ibnu Hajar mengajak generasi muda untuk melihat budaya bukan sebagai sesuatu yang kuno, melainkan sebagai sumber kekuatan peradaban.

Baca Juga :  Tak Berkutik! Pencuri Emas 27 Gram Diringkus Satreskrim Sumenep

Dalam paparannya, ia mencontohkan Jepang sebagai negara yang berhasil menjaga warisan budayanya di tengah kemajuan teknologi dan ekonomi yang pesat.

Menurutnya, kemajuan bangsa tidak lahir secara instan, melainkan dibangun melalui kesadaran kolektif dalam merawat nilai-nilai budaya.

“Saya selalu kagum melihat bagaimana Jepang mampu menjaga budaya mereka. Padahal setelah Perang Dunia II negara itu pernah porak-poranda. Namun hari ini mereka menjadi salah satu bangsa maju di dunia tanpa kehilangan identitas budayanya. Itu karena generasi mudanya memiliki kesadaran yang tinggi terhadap warisan peradaban mereka,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemahaman terhadap budaya harus dilakukan secara terbuka dan inklusif agar mampu menjadi perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Baca Juga :  Aksi Sosial KBS Sumenep Bikin Salut, Puluhan Anak Yatim Tersenyum Bahagia

Dialog kebudayaan yang berlangsung hingga malam hari tersebut semakin semarak dengan penampilan Suluk Budaya Madura yang menyuguhkan nilai-nilai spiritual, historis, dan filosofi kehidupan masyarakat Madura.

Suasana Taman Andhap Asor Keraton Sumenep yang sarat nilai sejarah memberikan nuansa tersendiri bagi para peserta. Tak sekadar menjadi forum diskusi, kegiatan itu juga menjelma menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga akar budaya di tengah perubahan zaman.

Melalui kegiatan tersebut, GEN Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari gerakan pelestarian budaya daerah. Sebab, di tengah tantangan modernisasi dan digitalisasi, menjaga budaya bukan hanya tentang merawat masa lalu, tetapi juga menyiapkan fondasi kokoh bagi lahirnya generasi emas yang berkarakter, beridentitas, dan berdaya saing di masa depan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU