Gema Tongtong Mengguncang Nusantara: Sumenep Kukuhkan Patot’s, Simbol Kebangkitan Budaya Madura

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Sambutan Di Acara Pengukuhan Paguyuban Musik Tong-Tong di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (08/05/2025)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Saat Memberikan Sambutan Di Acara Pengukuhan Paguyuban Musik Tong-Tong di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (08/05/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Denting khas musik Tongtong menggema memecah senja di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (8/5/2025).

Di bawah cahaya lampu keemasan, sejarah baru ditorehkan: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo secara resmi mengukuhkan Paguyuban Musik Tongtong Sumenep (Patot’s) sebagai garda terdepan pelestarian budaya Madura.

Tak sekadar seremoni, pelantikan ini menjadi manifestasi kebangkitan seni tradisi yang selama ini terpinggirkan oleh gemuruh industri hiburan modern.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musik Tongtong, dengan irama magis yang lahir dari bambu dan kaleng bekas, kembali menempati singgasana sebagai jantung kebudayaan rakyat.

“Ini bukan hanya tentang musik. Ini adalah tentang identitas. Tentang bagaimana kita, orang Madura, bangkit lewat warisan leluhur yang begitu sakral,” kata Bupati Fauzi dalam sambutannya.

Sosok orang nomer satu di Kabupaten Sumenep itu menegaskan bahwa Patot’s bukan sekadar paguyuban, tetapi akan dijadikan ikon budaya yang tampil di seluruh kecamatan, serta didorong menembus panggung-panggung budaya nasional hingga mancanegara.

Baca Juga :  Demo Kantor PN Sumenep, GMNI - PMII Bersama Keluarga Korban Minta Terdakwa Guru Cabul Divonis Seumur Hidup

“Saya ingin musik Tongtong menjadi denyut nadi kebudayaan Madura yang berdentum ke seluruh penjuru Nusantara,” serunya.

Kehadiran Patot’s menjadi angin segar di tengah tantangan zaman. Sebuah oase yang menghidupkan kembali semangat kolektif masyarakat untuk mencintai dan merawat seni tradisi.

“Bahkan, musik Tongtong kini resmi masuk dalam program prestisius Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, membuka jalan untuk tampil dalam pameran budaya tingkat nasional,” tutupnya.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan akhir, melainkan awal dari revolusi budaya Madura.

“Kita sedang menanam pohon peradaban baru. Di akar musik Tongtong ini, tumbuh harapan, martabat, dan kebanggaan,” ujarnya.

Sementara itu, Subhan, Ketua Umum Patot’s, dengan suara bergetar menyampaikan janji kepada leluhur dan rakyat Madura.

“Kami tak sekadar tampil. Kami akan menggetarkan. Kami akan berdiri sebagai penjaga ruh budaya, dari pelosok desa hingga panggung dunia.” ujar Subhan.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah, komunitas seni, dan masyarakat luas membuktikan satu hal: musik Tongtong bukan lagi musik jalanan yang dilupakan. Ia telah menjadi simbol perlawanan terhadap lupa, dan kini bersiap mengguncang dunia.

Baca Juga :  DUA KEMENANGAN BERUNTUN, MAHASISWA PBA UNIVERSITAS ANNUQAYAH RAIH JUARA 1 DAN 2 NASIONAL DI BIDANG SYI'IR DAN KHOTBAH

Di tengah gempuran globalisasi, Sumenep memilih untuk menyalakan obor budaya.

Di Pendopo Keraton, obor itu mulai menyala terang, membakar semangat semua yang hadir, menyulut bara harapan: bahwa dari Madura, warisan agung bernama Tongtong akan menembus batas zaman. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Rutan Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Keluarga Warga Binaan Bisa Cek Kondisi Tubuh Saat Berkunjung

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU