JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah kepulauan terus diperkuat. Jajaran Polsek Kangean bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Arjasa turun langsung melakukan patroli dan pengecekan distribusi BBM, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Kangean, AKP Datun Subagyo, dengan melibatkan personel Polsek Kangean, anggota Koramil 0827/18 Kangean, serta unsur Kecamatan Arjasa. Patroli menyasar sejumlah titik distribusi, mulai dari APMS, sub agen hingga pengecer.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengecekan di antaranya APMS 01 milik H. Iksan di Desa Arjasa, APMS 03 milik H. Hosni, sub agen di Desa Kalikatak dan Desa Angkatan, serta para pengecer di wilayah Desa Bilis-Bilis Pangeran dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas masih menemukan adanya praktik penjualan Pertalite di tingkat sub agen dan pengecer dengan harga yang melebihi ketentuan. Menindaklanjuti hal tersebut, petugas langsung memberikan peringatan dan imbauan tegas kepada para pelaku usaha BBM.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengelola APMS, sub agen, maupun pengecer agar menjual Pertalite sesuai harga yang telah ditetapkan serta tidak melakukan penimbunan,” tegas AKP Datun Subagyo.
Ia menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah Kangean yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
“Apabila masih ditemukan pelanggaran, akan dilakukan pendataan dan penindakan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, pihak APMS juga diingatkan untuk tidak menyimpan stok BBM secara berlebihan di sekitar lokasi usaha, guna menghindari potensi penyalahgunaan serta gangguan keamanan.
“Kami ingin memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi yang merugikan masyarakat,” pungkas AKP Datun Subagyo, S.H.
Seluruh rangkaian kegiatan patroli dan pengecekan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan BBM tetap stabil sekaligus menekan praktik spekulasi harga di wilayah kepulauan Kangean. (REDJAVA****)









