Filosofi Keris dalam Inovasi: Perspektif Helmi, Owner Helmi Art Museum, dan Besalen Santoso Sera

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera Helmi, SPdi

Owner Helmi Art Museum dan Besalen Santoso Sera Helmi, SPdi

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah pesan mendalam tentang filosofi keris kembali menjadi perbincangan di kalangan budayawan dan seniman.

Kalimat “Ujung keris itu bukan untuk melukai, tapi sejauh mana kamu memakai ketajaman fikiranmu untuk melakukan terobosan yang kau yakini itu benar” mencerminkan makna yang lebih luas tentang kebijaksanaan dan inovasi.

Helmi, owner Helmi Art Museum, menegaskan bahwa keris bukan sekadar senjata, melainkan simbol pemikiran tajam yang diarahkan untuk kebaikan.

“Dalam dunia seni dan budaya, kita harus memiliki ketajaman berpikir seperti keris. Bukan untuk menyakiti, tapi untuk mengukir sesuatu yang baru, membentuk arah perubahan yang bermakna,” ujar Helmi kepada media ini, Kamis (6/2/25).

Senada dengan itu, Santoso Sera, pemilik Besalen Santoso Sera, bengkel pembuatan keris di Sumenep, menjelaskan bahwa keris dibuat dengan filosofi mendalam.

“Keris itu bukan hanya benda pusaka, tapi juga representasi dari kebijaksanaan. Ujungnya yang runcing bukan untuk menusuk, tapi melambangkan ketajaman visi dan strategi dalam menjalani hidup,” jelasnya.

Menurut keduanya, filosofi ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam dunia seni, bisnis, maupun kepemimpinan. Ketajaman berpikir harus diarahkan untuk membangun, bukan merusak.

“Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai kearifan lokal seperti ini justru semakin relevan untuk dijadikan pedoman dalam berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Turun Hujan di Musim Kemarau, Berikut Penjelasan BMKG Sumenep

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Hibah, Dinsos P3A Sumenep Gelar Sosialisasi LPJ Bagi Lembaga Keagamaan dan Ormas

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Berita Terbaru