JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Fakultas Sains dan Kesehatan (Sainkes) Universitas PGRI Sumenep memperkuat peran akademik dan sosialnya melalui kerja sama strategis dengan Klinik Utama Sumenep. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan pada Kamis (18/12/2025) dan sekaligus dimeriahkan dengan talkshow kesehatan serta pemeriksaan mata gratis untuk mahasiswa dan masyarakat.
Menurut Dekan Fakultas Sainkes, Ahmad Yasid, langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk membangun jejaring dengan lembaga kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kerja sama ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama di era digital saat ini. Banyak mahasiswa dan generasi muda yang mengalami gangguan penglihatan akibat penggunaan laptop, ponsel, atau gawai secara berlebihan,” kata Ahmad Yasid.
Lebih jauh, Ahmad Yasid menekankan bahwa peran kampus tidak hanya mencetak lulusan berkompeten, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. “Dengan kegiatan edukasi dan layanan kesehatan seperti ini, kami berharap mahasiswa dan warga memahami risiko gangguan mata sekaligus langkah pencegahannya,” tambahnya.
Talkshow kesehatan yang digelar menghadirkan dr. Ferdian Ramadhan, yang mengupas berbagai penyebab gangguan mata dan meluruskan sejumlah mitos yang kerap beredar di masyarakat. “Salah satu gangguan yang paling banyak ditemui adalah akibat intensitas penggunaan gawai yang tinggi. Mata bisa merah, perih, dan terasa kering jika tidak dijaga dengan baik,” ujar dr. Ferdian Ramadhan.
Dr. Ferdian juga menegaskan pentingnya informasi yang akurat terkait kesehatan mata. “Banyak anggapan keliru, seperti membaca di cahaya redup atau menatap layar dalam waktu lama tidak berisiko. Padahal, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kelelahan mata dan masalah penglihatan jangka panjang,” imbuhnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan mahasiswa yang hadir. Peserta berkesempatan memeriksa kondisi mata secara gratis dan berkonsultasi langsung dengan tenaga medis.
Kolaborasi antara Fakultas Sainkes UPG Sumenep dan Klinik Utama menjadi contoh konkret bagaimana institusi pendidikan bisa berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dari serangkaian kegiatan berkelanjutan yang mengintegrasikan edukasi, layanan kesehatan, dan inovasi sosial di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)












