JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) memastikan gelaran Kontes Kucing Busok Raas 2025 yang akan berlangsung pada 5–6 Desember 2025 di Pulau Raas menjadi momentum besar untuk penguatan daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.
Rundown kegiatan telah disiapkan secara matang, mulai dari keberangkatan peserta dan tim dari Pelabuhan Kalianget menuju Raas pada Jumat pagi hingga penilaian resmi kontes, tes kesehatan kucing, dan pengumuman pemenang pada Sabtu siang.
Kabid Pariwisata Disbudporapar Andri Zulkarnain, ST, MAP, mewakili Kepala Disbudporapar Sumenep, mengatakan kontes ini bukan sekadar kompetisi hewan peliharaan, melainkan strategi besar untuk mengangkat kekayaan genetika asli Sumenep yang telah mendunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kucing Busok Raas adalah identitas lokal yang tidak dimiliki daerah lain. Melalui kontes ini, kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa Sumenep memiliki kekuatan wisata berbasis biodiversitas yang layak dipromosikan secara nasional,” kata Andri kepada media ini, Kamis (04/12/2025).
Andri menyebut, pihaknya melibatkan masyarakat setempat, komunitas pecinta kucing, hingga pemerhati satwa untuk memastikan penyelenggaraan berjalan profesional. Penilaian kontes meliputi kesehatan, kelincahan, serta karakteristik fisik yang menjadi penanda otentik kucing Busok.
“Kami berharap kontes ini menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mengundang wisatawan, tetapi juga menghadirkan kebanggaan baru bagi warga Raas dan seluruh masyarakat Sumenep,” tambahnya.
Pada hari terakhir, setelah pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah, rombongan akan kembali ke Pelabuhan Kalianget pada pukul 14.00 WIB.
Dengan penyelenggaraan yang semakin terstruktur, kontes ini diyakini dapat menjadi ikon wisata baru dan memperkuat posisi Sumenep sebagai kabupaten kepulauan yang kaya budaya, tradisi, serta potensi ekowisata yang unik. (REDJAVA****)









