Euforia Final Kerapan Sapi Pakar Sakera di Lapangan Giling Berujung Tragedi, 1 Orang Tewas

- Redaksi

Minggu, 22 Juni 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil Tangkapan Layar Saat Salah Satu Korban Robohnya Pagar Pembatas Lapangan Giling

Hasil Tangkapan Layar Saat Salah Satu Korban Robohnya Pagar Pembatas Lapangan Giling

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kemeriahan final lomba Karapan Sapi se-Madura bertajuk Pakar Sakera dalam rangka memperebutkan Piala Bupati Cup 2025 di Lapangan Giling, Sumenep, mendadak berubah menjadi tragedi. Pagar tembok pembatas sisi timur lapangan roboh, menimpa sejumlah penonton hingga menyebabkan empat orang luka-luka dan satu korban meninggal dunia.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Minggu (22/6/2025) pukul 17.20 WIB, tepat di garis finis arena Karapan Sapi yang berada di sisi timur Lapangan Giling, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Ribuan warga yang antusias memadati lokasi untuk menyaksikan laga final memanjat pagar pembatas setinggi empat meter, meskipun panitia telah mengimbau untuk tidak melakukannya.

Namun imbauan itu tak diindahkan. Pagar yang diketahui sudah dalam kondisi miring dan rapuh karena faktor usia akhirnya tak mampu menahan beban, lalu roboh dan menimpa penonton yang berada di bawahnya.

Evakuasi korban berlangsung cepat, dilakukan oleh panitia dan petugas pengamanan yang langsung membawa para korban ke Puskesmas Pamolokan untuk pertolongan pertama, sebelum dirujuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Korban meninggal dunia 1 orang atas nama Sueb,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Minggu (22/06/2025) malam.

Dia tercatat atas nama Sueb (60), warga Desa Aeng Merah, Kecamatan Batuputih. Ia mengalami sesak napas dan dalam kondisi kritis. Setelah menjalani perawatan intensif di ruang Restitusi RSUD Moh. Anwar, Sueb dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.40 WIB.

Baca Juga :  Mahasiswa UMM Asal Sumenep Gaungkan Gerakan Madura Literat, Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Baca Tulis

Berikut identitas korban lainnya:

1. Aldi (35), warga Batuputih Laok – mengalami sakit di bagian punggung, saat ini masih dalam perawatan.

2. Sudahnan (55), warga Desa Tenunan, Kecamatan Manding – mengalami luka robek pada mata kaki kanan.

3. Ahmad Baidi (40), warga Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan – mengalami patah tulang paha kanan.

Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, S.H., membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa pagar yang roboh memiliki panjang sekitar 25 meter dan tinggi 4 meter. Pagar tersebut berbatasan langsung dengan Masjid Al-Muhajirin dan sudah mengalami kemiringan sebelum acara berlangsung.

“Diduga kuat, pagar ambruk karena terlalu banyak penonton yang naik ke atas tembok untuk menonton final karapan dari posisi yang tinggi. Beban yang berlebihan menyebabkan pagar tidak kuat dan roboh,” terang AKP Widiarti.

Meski peristiwa ini menyebabkan korban jiwa, pihak kepolisian memastikan bahwa secara umum kegiatan Karapan Sapi “Pakar Sakera” berlangsung aman dan kondusif tanpa ada keributan antarpeserta maupun penonton.

Baca Juga :  Penanaman Pohon di Pulau Kangean, Wujud Dukungan untuk Indonesia FoLU Net Sink 2030

Insiden ini menjadi catatan kelam dalam dunia perkarapan Sumenep, yang selama ini dikenal sebagai pesta rakyat penuh kebanggaan. Duka yang menyelimuti panggung budaya ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama setiap kali kerumunan besar dilibatkan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU