JAVANETWORK. CO.ID.SUMENEP – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Sumenep dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah kian menunjukkan hasil positif.
Hingga Agustus ini, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) di Kabupaten Sumenep telah menembus 66 persen dari target tahunan.
Capaian tersebut mengemuka dalam Rapat Rekonsiliasi dan Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah yang digelar usai Operasi Gabungan (Opgab) hari kedua, Selasa (26/8/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat berlangsung di salah satu kafe di Kabupaten Sumenep, setelah Opgab dilaksanakan di Jalan Simpang Tiga Desa Lalangon dan Jalan Simpang Tiga Ajem Cukir, Desa Pamolokan.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala UPT PPD Sumenep beserta jajarannya, Kepala Bapenda Sumenep, Kabid P3EPD Bapenda dan jajaran, Kanit Turjawali Satlantas Polres Sumenep beserta anggota, perwakilan Jasa Raharja Sumenep, serta perwakilan Bank Jatim.
Kepala UPT PPD Sumenep Samtiono, S.H., M.H., menegaskan capaian ini tidak lepas dari soliditas kerja sama lintas sektor.
“Untuk pajak galian, kami masih membutuhkan dukungan penuh dari Polri, khususnya dalam hal pengawasan dan penegakan aturan. Kami juga butuh pemetaan izin serta tenaga SDM dari provinsi. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, kami optimistis penerimaan pajak daerah dapat semakin maksimal,” ujarnya.
Kabid P3EPD Bapenda Sumenep, Suhermanto, SE., ME., menambahkan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap Opgab.
“Opgab (Operasi Gabungan) harus direncanakan dengan baik agar sinergi antarinstansi semakin solid dan terjadwal secara sistematis,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Jasa Raharja, Aditya memastikan komitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah, termasuk dalam pemberian santunan bagi korban kecelakaan.
“Ke depan, kami berharap wajib pajak bisa diberikan insentif berupa voucher. Dengan begitu, kesadaran dan antusiasme masyarakat dalam membayar pajak akan semakin meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Sumenep, IPDA Dita, S.H., menyampaikan apresiasi atas capaian Sumenep yang dinilai luar biasa oleh Polda Jatim.
“Saya bangga, Sumenep maju, Sumenep sukses, dan tidak dipandang sebelah mata. Kami support seribu persen, tenaga dan pikiran akan kami curahkan. Skedul Opgab bersama bisa kita sesuaikan, karena kita adalah teamwork,” ungkapnya penuh semangat.
Sinergi yang ditunjukkan berbagai pihak ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.
Lebih dari sekadar angka penerimaan, optimalisasi pajak daerah diharapkan mampu memperkuat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)








