JAVANETWORK.CO.ID.MADURA – Dewan Perwakilan Distrik Berisik Madura (DPD BM) RI merupakan perwakilan dari distrik yang telah diresmikan pada 28 September 2024 yang lalu.
Berdirinya Dewan Perwakilan Distrik Berisik Madura (DPD BM) RI ini bertujuan untuk menyuarakan dan berkontribusi yang berfokus pada 4 sektor, diantaranya :
1. Sektor Pemberdayaan Masyarakat
2. Kolaborasi Positif
3. Menyuarakan Kesetaraan Keadilan
4. Aktif dan Kritis dalam mempersoalkan pemerintah ataupun pemangku kebijakan
Pulau Madura yang dikenal juga Pulau Garam ini juga memiliki keunikan budaya yang kaya, termasuk tradisi seni, bahasa dan kuliner dengan ciri khasnya.
Namun seperti daerah lainnya, Pulau Madura menghadapi tantangan dalam hal infrastruktur, kesetaraan dan akses pendidikan dan lain sebagainya.
Jadi secara keseluruhan, Pulau Madura merupakan daerah yang menarik dengan potensi besar dalam pengembangan potensi yang ada di pulau tersebut.
Dengan segala kekayaan sumber daya alam (SDA) yang begitu melimpah dan kapasitas masyarakat yang cukup besar, Madura tetap menjadi kawasan dengan kemiskinan yang ektrem.
Seperti halnya, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep, hal ini yang melatarbelakangi adanya kesenjangan antara Pulau Madura dengan Pulau lainnya.
Maka dari itu melewati diskusi yang begitu panjang Dewan Perwakilan Distrik Berisik Madura (DPD BM) merencanakan rancangan kerja yang meliputi :
1. Upgrading
2. Suara Masa Depan dari Pulau Garam
3. Pemberontakan Trunojoyo
4. Desak Arya Wiraraja
5. Perjuangan Sakera
Dimana untuk perjuangan Sakera itu sendiri ada tiga rapat kerja (Raker) yang menjadi program utama berjalannya Distrik Berisik DPD Madura.
PIC DPD BM, Mohammad Iskil El Fateh mengatakan ini adalah momentum bagi masyarakat Madura khususnya pemuda-pemudi untuk memperjuangkan dan menginginkan perubahan untuk Madura di masa depan.
“Ketika kita mendengar opini mengenai Suramadu hanya sebagai portal untuk masa lampau mengingatkan kita bahwa Madura adalah kawasan tertinggal,” kata Moh. Iskil El Fateh, Jum’at (04/10/2024).
Maka dari itu sepatutnya kita sadari dan menekankan hal itu terhadap masyarakat, lingkungannya maupun pemangku kebijakan untuk saling bersinergi dan berkolaborasi membangun Madura.
Untuk itu dalam waktu dekat ini nantinya akan terealisasikan Rancangan Kerja (Raker) Upgrading dan Suara Masa Depan (SMD) dari Pulau Garam Madura.
“Hal tersebut kita lakukan untuk menyatukan persepsi demi kemaslahatan dan kemajuan bersama serta mewujudkan Indonesia Emas 2024,” terang Ketua PIC DPD BM, Moh. Iskil El Fateh. (REDJAVA****)












