DLH Sumenep Tangani Sampah Gunakan Teknologi RDF, Kesadaran Warga Jadi Kunci

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Persampahan DLH Sumenep Deddy Surya ST, MM

Kabid Persampahan DLH Sumenep Deddy Surya ST, MM

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP -.Permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Sumenep. Setiap harinya, sekitar 36 ton sampah tercatat masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batuan, namun kapasitas pengolahan masih jauh dari ideal.

Dari total tersebut, hanya 3 hingga 4 ton yang berhasil diolah menjadi energi terbarukan menggunakan mesin berteknologi Refuse Derived Fuel (RDF).

Hal itu diungkapkan oleh Deddy Surya, S.T., M.M., Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep kepada media ini pada Senin (7/7/2025).

Menurutnya, satu modul mesin RDF yang ada saat ini hanya mampu mengelola sekitar 10 ton sampah per hari, dan belum bisa mengimbangi jumlah timbunan sampah yang terus meningkat.

“Rata-rata volume sampah yang masuk ke TPA Batuan mencapai 36 ton per hari. Dari jumlah itu, yang bisa kami kelola menjadi RDF masih sekitar 3 sampai 4 ton per hari. Sisanya masih ditangani secara konvensional atau menumpuk,” ujar Deddy Surya.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar sampah berasal dari aktivitas rumah tangga, pasar tradisional, pertokoan, dan kegiatan warga di kawasan perkotaan.

Baca Juga :  PJI Sumenep Gandeng Pengusaha Asal Juluk Saronggi Santuni 60 Anak Yatim, Raih Kemenangan di Akhir Bulan Suci Ramadhan

DLH Sumenep terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah melalui penambahan armada, penyediaan tempat sampah di titik-titik strategis, serta penguatan program pengurangan sampah plastik.

Namun demikian, Deddy menegaskan bahwa kendala utama tidak semata terletak pada sarana dan prasarana, melainkan pada rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan membuang sampah dengan benar.

“Penambahan alat penting, tapi yang lebih penting adalah membentuk budaya sadar lingkungan. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mulai memilah dari rumah,” katanya.

Untuk itu, DLH juga aktif mendorong pendekatan berbasis komunitas, seperti bank sampah, serta menggalakkan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diharapkan dapat menekan volume sampah yang masuk ke TPA setiap harinya.

“Kalau masyarakat terlibat aktif, memilah sampah dari rumah, dan sadar akan dampaknya, maka beban di TPA akan jauh berkurang. Lingkungan bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tugas bersama,” pungkas Deddy Surya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih
Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah
MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi
Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan
Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia
Bapenda Sumenep Berjaya! M. Romli Juara Lomba Terong Perorangan Putra HUT RI Pemkab Sumenep
Temui Kapolresta, KWK Beberkan Ancaman Narkoba dan Judi di Wilayah Kepulauan Sumenep
KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

BERITA TERKAIT

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:50 WIB

MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia

BERITA TERBARU