Disbudporapar Sumenep Cetak Santri Wirausaha Lewat Pelatihan Tematik Berbasis Potensi Lokal

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisbudparpor Sumenep H. Moh. Iksan Saat Memberikan Sambutan Launching Program Wirausaha Santri di Ponpes At Taufiqiyah Bluto

Kadisbudparpor Sumenep H. Moh. Iksan Saat Memberikan Sambutan Launching Program Wirausaha Santri di Ponpes At Taufiqiyah Bluto

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi muda yang mandiri secara ekonomi.

Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Pemkab Sumenep menggulirkan Program Wirausaha Santri 2025 yang menyasar kalangan pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Kepala Disbudporapar Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa pelatihan kewirausahaan yang digelar tidak hanya bersifat teoritis, tetapi langsung menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan menggali potensi lokal di masing-masing wilayah.

“Pelatihannya tematik dan beragam. Ada pelatihan kripik singkong, ecoprint dan menjahit, pemanfaatan air kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO), serta pelatihan pengelolaan angkringan dan strategi pemasarannya,” ujar Iksan saat membuka kegiatan pelatihan di Pondok Pesantren At Taufiqiyah, Kecamatan Bluto, Jumat (23/5/2025).

Program ini, lanjut Iksan, dilaksanakan di sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Lindungi Keanekaragaman Hayati Pulau Saobi, Perhutani Dukung Penuh RPJP Cagar Alam 2027–2036

Para peserta merupakan unsur santri aktif, alumni, dan tenaga kependidikan pesantren yang dinilai potensial menjadi motor penggerak ekonomi pesantren berbasis kewirausahaan.

“Ini bagian dari ikhtiar melahirkan santri yang mandiri dan berdaya saing. Tidak hanya cakap di bidang keagamaan, tapi juga tangguh secara ekonomi,” ujarnya.

Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali pemahaman manajemen usaha, strategi pemasaran yang adaptif, hingga pemanfaatan media digital untuk perluasan pasar.

“Melalui program ini, kami ingin membekali santri agar mampu berinovasi, produktif, dan menjadi pelaku usaha yang menjawab kebutuhan zaman,” pungkas H. Iksan. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna
Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polresta Sumenep Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas di Kalangan Sopir Ekspedisi
PN Sumenep Nilai Lomba Masak Forkopimda Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi
Polsek Masalembu Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Berhasil Diamankan
Jambore Nasional XII 2026 Jadi Ajang Pembuktian, 39 Pramuka Sumenep Resmi Diberangkatkan
Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih
Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah
MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi

BERITA TERKAIT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:31 WIB

TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polresta Sumenep Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas di Kalangan Sopir Ekspedisi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:22 WIB

PN Sumenep Nilai Lomba Masak Forkopimda Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Polsek Masalembu Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Berhasil Diamankan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Jambore Nasional XII 2026 Jadi Ajang Pembuktian, 39 Pramuka Sumenep Resmi Diberangkatkan

BERITA TERBARU