Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Disbudporapar Sumenep Berhasil Bawa Bahasa Madura Raih Sertifikat WBTBI Jatim dari Menkebud RI Fadli Zon - Java Network

Disbudporapar Sumenep Berhasil Bawa Bahasa Madura Raih Sertifikat WBTBI Jatim dari Menkebud RI Fadli Zon

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disbudporapar Sumenep Berhasil Bawa Bahasa Madura Raih Sertifikat WBTBI Jatim dari Menkebud RI Fadli Zon

Disbudporapar Sumenep Berhasil Bawa Bahasa Madura Raih Sertifikat WBTBI Jatim dari Menkebud RI Fadli Zon

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Patut diacungi jempol, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, sukses membawa Bahasa Madura meraih Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) Jawa Timur dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI). Senin, 09 Desember 2024.

Diketahui, penyerahan sertifikat WBTB Jatim itu diterima langsung oleh Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan dan diberikan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon di Surabaya pada Minggu malam (08/12/2024) kemarin.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan menyampaikan, bahwa pihaknya sudah mengirimkan naskah dan narasumber untuk mempresentasikan Bahasa Madura agar menjadi WBTBI Jawa Timur.

“Jadi saat ini sudah bukan lagi hanya untuk Kabupaten Sumenep, tapi untuk semua Kabupaten di Jatim utamanya Kabupaten se Madura. katanya kepada awak media. Senin (09/12/2024).

Lebih lanjut, Iksan panggilan akrabnya menjelaskan, menggunakan Bahasa Madura untuk berinteraksi sehari-hari saat ini sudah masuk bagian dari Provinsi Jatim.

“Sebab Bahasa Madura saat ini sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda Jawa Timur,” ujar mantan Kadis Sosial Sumenep itu.

Oleh sebab itu, Iksan berharap, sebagai warga Madura tidak canggung-canggung lagi menggunakan Bahasa Madura untuk berkomunikasi sehari-hari dimanapun.

“Karena Bahasa Madura sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda Jawa Timur, meskipun kita ke Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, pokoknya seluruh wilayah Jawa Timur sudah asyik sebagai bahasa komunikasi dengan orang lain,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Kolaborasi dengan Polres Sumenep, Naghfir’s Institute Kirim Bantuan Tahap Ketiga ke Aceh dan Sumenep
Dorong Kampus Global, Wakil Rektor Universitas PGRI Sumenep Apresiasi Study Tour Mahasiswa ke Kampung Inggris Pare
189 Mahasiswa UPI Sumenep Ikuti Studi Akademik di Kampung Inggris Pare
Paralel Amal untuk Bencana Nasional Aceh dan Sumatera Terus Menggema di Naghfir’s Institute
Pengukuhan Pengurus Ranting & Rayon Pagar Nusa Bluto, PC Dorong Kaderisasi dan Prestasi Pencak Silat
Relawan Naghfir’s Institute Akan Hadir Membawa Harapan untuk Aceh dan Sumatera
Naghfir’s Institute Kembali Kirim Bantuan Bencana ke Sumatera dan Aceh, Gandeng Satpol PP & Damkar Sumenep
Patroli Dini Hari Polres Sumenep, Titik Rawan Balap Liar Disisir

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 10:30 WIB

Kolaborasi dengan Polres Sumenep, Naghfir’s Institute Kirim Bantuan Tahap Ketiga ke Aceh dan Sumenep

Senin, 15 Desember 2025 - 09:01 WIB

Dorong Kampus Global, Wakil Rektor Universitas PGRI Sumenep Apresiasi Study Tour Mahasiswa ke Kampung Inggris Pare

Minggu, 14 Desember 2025 - 19:15 WIB

189 Mahasiswa UPI Sumenep Ikuti Studi Akademik di Kampung Inggris Pare

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:00 WIB

Paralel Amal untuk Bencana Nasional Aceh dan Sumatera Terus Menggema di Naghfir’s Institute

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:30 WIB

Pengukuhan Pengurus Ranting & Rayon Pagar Nusa Bluto, PC Dorong Kaderisasi dan Prestasi Pencak Silat

Berita Terbaru