BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumenep, Waspada Hujan Deras dan Gelombang Tinggi

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Cuaca ekstrem terus menghantui wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sumenep, Madura.

Hujan deras yang tak kunjung reda mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan, sementara ancaman gelombang tinggi juga mengintai aktivitas pelayaran dan nelayan.

Kepala BMKG Kalianget yang baru, Ari Widjajanto, mengungkapkan bahwa kondisi ini dipicu oleh fenomena atmosfer global, Madden Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua fenomena ini mengaktifkan monsun Asia dan angin baratan, memicu curah hujan tinggi serta gelombang laut yang bergejolak.

“Kondisi atmosfer yang tidak stabil menyebabkan perubahan pola hujan yang lebih ekstrem dari biasanya. Zona hujan yang selama ini diprediksi bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dinamika atmosfer,” kata Ari Kepala BMKG yang baru saja menjabat. Rabu (30/1/2025).

Hujan deras yang mengguyur selama beberapa pekan terakhir menyebabkan saluran drainase tak mampu menampung debit air, berujung pada banjir di beberapa wilayah.

“Situasi diperparah dengan angin kencang dan gelombang laut yang tinggi, mengancam para nelayan serta pengguna transportasi laut,” ungkapnya.

BMKG mengimbau warga agar lebih waspada. Masyarakat diminta untuk aktif membersihkan drainase guna mencegah genangan air yang berpotensi meluas menjadi banjir.

“Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, selalu pantau informasi cuaca dan ketinggian gelombang sebelum melaut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Ari.

Dalam situasi cuaca yang tidak menentu ini, BMKG menegaskan bahwa masyarakat harus rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG Kalianget.

“Langkah antisipasi yang tepat dapat menghindarkan warga dari dampak bencana yang lebih besar,” terangnya.

Dengan cuaca yang masih berpotensi ekstrem dalam beberapa hari ke depan, semua pihak diimbau untuk tetap siaga.

“Jangan sampai cuaca ekstrem ini menjadi petaka akibat kurangnya kewaspadaan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Baca Juga :  STAI Miftahul Ulum Tarate Sumenep Alokasikan 100 Beasiswa S1 untuk Kader Muda NU
Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU