Dinsos P3A Sumenep Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Anak dalam Penguatan KLA 2026

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinsos P3A Sumenep Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Anak dalam Penguatan KLA 2026

Dinsos P3A Sumenep Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Anak dalam Penguatan KLA 2026

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) terus mematangkan langkah menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) 2026.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) yang digelar di Graha Arya Wiraraja, Kantor Bupati Sumenep, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan yang menghadirkan fasilitator nasional KLA serta unsur pimpinan daerah ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tahapan evaluasi KLA 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Sumenep, Drs. Syahwan Efendi serta dihadiri Asisten Pemerintahan, Kepala Bappeda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep, Dr.  A. Rahman Riadi, S.E.,M.Si., menegaskan bahwa evaluasi Kabupaten Layak Anak bukan sekadar mengejar predikat, melainkan memastikan sistem perlindungan anak berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Evaluasi Kabupaten Layak Anak bukan hanya tentang peringkat atau penghargaan, tetapi tentang sejauh mana kita benar-benar menghadirkan kebijakan dan layanan yang berpihak kepada anak,” kata Dr. Rahman Riadi dalam sambutannya.

Menurutnya, Dinsos P3A sebagai leading sector Gugus Tugas KLA telah melakukan konsolidasi lintas OPD untuk memastikan seluruh indikator terpenuhi secara terukur dan berbasis data terpilah.

“Kami melakukan penguatan koordinasi antar-OPD, pembagian indikator berbasis klaster, serta validasi internal agar data yang disampaikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 35 OPD dan instansi sektoral, 15 lembaga masyarakat, 15 perwakilan dunia usaha, serta 50 Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) terlibat aktif dalam proses desk evaluasi yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 Februari 2026.

Baca Juga :  IKAMA Gagas Revolusi Alumni Pesantren di Era Digital Lewat Musker & Seminar

Dr. Rahman menekankan bahwa kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Layak Anak.

“KLA tidak bisa dikerjakan oleh satu dinas saja. Ini kerja kolektif. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, hingga anak-anak itu sendiri harus terlibat sebagai subjek pembangunan,” tegas Rahman.

Dirinya juga menyoroti pentingnya pelibatan Forum Anak dalam proses perencanaan dan evaluasi kebijakan daerah. Menurutnya, suara anak harus hadir dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan mereka.

“Forum Anak bukan sekadar pelengkap. Mereka kami libatkan dalam Musrenbang, penyusunan rekomendasi kebijakan, hingga persiapan evaluasi. Anak harus didengar dan dilibatkan,” jelasnya.

Meski demikian, Rahman mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait akses layanan dasar di wilayah kepulauan serta pemerataan fasilitas ramah anak di seluruh kecamatan.

“Karakteristik geografis Sumenep yang terdiri dari daratan dan kepulauan menuntut inovasi pelayanan. Kami terus berupaya memastikan anak-anak di wilayah kepulauan mendapatkan layanan yang setara,” ungkap Dr. Rahman.

Sejumlah capaian juga disampaikan, mulai dari penguatan kelembagaan Gugus Tugas KLA melalui pembaruan SK, peningkatan data terpilah anak, pengembangan Desa Ramah Anak, hingga penguatan layanan melalui UPTD PPA serta upaya pencegahan perkawinan anak melalui edukasi lintas sektor.

Baca Juga :  Tangis Haru di Teras Rumah Baru: Bupati Fauzi Bersama BAZNAS Sumenep Hadirkan Harapan untuk Dua Lansia

Ke depan, Dinsos P3A berkomitmen memperkuat regulasi responsif anak, meningkatkan anggaran berbasis hak anak, serta memperluas pengembangan Desa Ramah Anak sebagai fondasi pembangunan generasi masa depan.

Lebih lanjut Dr. Rahman merasa optimistis, dengan kolaborasi yang semakin solid, Kabupaten Sumenep mampu menghadirkan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

“Kami ingin memastikan setiap anak di Sumenep tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, dan memiliki ruang untuk berkembang secara optimal. Itulah esensi Kabupaten Layak Anak,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini
Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram
Prestasi Gemilang MAN Sumenep, Borong 3 Penghargaan KPPN di Tengah Persaingan 138 Satker
Pilkades Binontoan Tolitoli Dipersoalkan, Surat Suara Diduga Tak Sesuai Juklak
Nelayan Masalembu Dukung Polsek Usut Kasus Pencurian, Minta Narkoba dan Judi Online Didalami

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lima Sumur Bor di Raas, Ikhtiar TNI Hadirkan Air Bersih untuk Warga Kepulauan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026: Polisi Sumenep Ringkus Pria Bawa Sabu 4,28 Gram

BERITA TERBARU