Dinsos P3A Sumenep Gelar Branding Sekolah dan PPRA

- Redaksi

Rabu, 22 Februari 2023 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Cabdin Sumenep, Kapolres Sumenep, Kadinsos P3A Sumenep, Ketua PWI Sumenep

Kepala Cabdin Sumenep, Kapolres Sumenep, Kadinsos P3A Sumenep, Ketua PWI Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Drs Achmad Dzulkarnain, M.H mengajak seluruh siswa pelajar di daerahnya mewaspadai dampak dan pengaruh digitalisasi di era milenial.

Sebab bila tidak, generasi muda penerus bangsa akan tergerus dan terjerumus ke hal-hal yang kurang baik.

Pernyataan tersebut disampaikan Drs Achmad Zulkarnain, M.H Kadinsos P3A Sumenep, saat membuka acara branding sekolah dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) yang diselenggarakan di kantornya Jalan Seludang Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Sumenep, Selasa (21/02/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, di era digitalisasi saat ini, para anak mudah khususnya anak yang masih berada di bangku sekolah, harus mampu menjadi agen perubahan, yang memberikan sumbangsih yang positif pada generasi berikutnya.

Baca Juga :  Ragam Perlombaan Perayaan HUT RI ke-78 di Meriahkan Anak-Anak TNI Kodim 0827/Sumenep

“Kalau anak anak kita saat ini tidak bisa menfilter derasnya arus digitalisasi yang kian maju, maka dampaknya akan menggerogoti moral generasi yang akan datang” katanya, di hadapan para siswa/i SMA yang hadir di acara branding sekolah dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA)

Sebab menurutnya, persoalan moral adalah persoalan yang sangat serius.

Sehingga dibutuhkan kerjasama semua elemen, agar segala persoalan yang berkaitan dengan masa depan anak bangsa bisa terarah pada hal yang positif.

“Degradasi moral harus menjadi atensi kita semua, tidak hanya menjadi beban dan tanggung jawab para pemangku kekuasaan atau pemerintah. Tapi semua masyarakat punya hak yang sama untuk ikut terlibat mengantisapasinya” terangnya.

Sementara itu, Rusly, M.Pd, Plt Kasi SMA/PK-PLK yang mewakili Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Sumenep dalam pemaparannya berkaitan branding sekolah meminta agar setiap sekolah terus melakukan inovasi dan mendorong sekolah senantiasa berbenah menghadapi era digitalisasi.

Baca Juga :  Hadiri Resepsi HPN 2023 dan HUT Ke 77 PWI, Dandim Sumenep : Media Salah Satu Mitra Kami

“Banyak sekolah yang sudah baik atau bagus, baik dalam penerapan kurikulumnya maupun lainnya, namun belum tentu terkenal, tentu persoalan ini karena belum dilakukannya branding dengan di sekolah itu sendiri” katanya.

Ia juga meminta, agar guru penggerak di setiap sekolah bisa dimaksimalkan, sehingga kerja sekolah akan semakin memberikan kesan yang baik terhadap masyarakat.

“Pentingnya disini branding sekolah, masyarakat akan lebih mudah mengetahui dan mengenali apa saja yang ada di sekolah itu sendiri. Kemudian, di sekolah juga bagaimana kita memberikan kasih sayang terhadap anak didik, dan ini merupakan program sekolah ramah anak” ungkapnya.

Rusly juga menyinggung pemanfaatan media sosial bagi seluruh siswa, menurutnya, penggunaan media sosial yang tanpa didasari pemikiran positif, maka dampaknya akan sangat berbahaya, yang bisa berujung pada pidana.

Baca Juga :  Dilelang Rp4 Juta, Masakan Bupati Fauzi Juara I Lomba Masak Antar Anggota Forkopimda Sumenep

“Maka sangat penting sekali kehadiran guru memberikan pembinaan agar siswa tidak lepas kontrol dalam dunia maya atau bersosial media” punkasnya.

Dalam acara tersebut, hadir juga sebagai narasumber, Kapolres Sumenep, AKBP Eko Edo Satya Kentriko, Ketua PWI Sumenep, M.Syamsul Arifin dan Kanit Piter Polres Sumenep, IPDA Roni. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif
Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas
BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya
Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan
HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga
HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi
Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2
Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep

BERITA TERKAIT

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Rangkaian Mubes BEM-KM STAIM, Debat Kandidat Bongkar Strategi Membangun Organisasi Progresif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Jambore Kwarran Dasuk 2026 Digelar, 509 Pramuka Merajut Kebersamaan Menuju Indonesia Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:50 WIB

BMPD Sumenep Kalah 3-2, Hairil Fajar: Kebersamaan Jadi Kemenangan Sesungguhnya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Poppy Popper Pecah di Bapenda Sumenep, Semarak HUT RI ke-81 Penuh Kebersamaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:59 WIB

HUT RI Ke-81, Pemkab Sumenep Berikan Insentif Fiskal 81 Persen Ringankan Piutang PBB-P2 Warga

BERITA TERBARU