Dinkes P2KB Sumenep Respon SE Kemenkes RI Soal Potensi Kembalinya Covid 19: Perketat Koordinasi dan Lakukan Sejumlah Langkah Teknis

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinkes P2KB Kabupaten Sumenep Drg Ellya Fardasyah

Kadinkes P2KB Kabupaten Sumenep Drg Ellya Fardasyah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI terkait kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus Covid-19, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menyatakan telah mengambil sejumlah langkah strategis, baik melalui koordinasi internal maupun instruksi kepada fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasyah, menyebutkan bahwa pihaknya langsung merespons SE tersebut dengan mengintensifkan komunikasi lintas sektor, terutama dalam kerangka kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan lonjakan kasus.

“Kami sedang melakukan koordinasi internal terkait SE dari Kemenkes itu. Semua langkah antisipatif sedang dikaji dan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, menurut drg. Ellya, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah kebijakan teknis, antara lain:

Baca Juga :  Filosofi Keris, Ketua DPC ISSITA Sumenep Dorong BPN Lebih Progresif dan Hebat

1. Menerbitkan edaran kepada rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan daerah (Labkesda), dan faskes lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 di beberapa daerah.

2. Memantau perkembangan situasi global dan nasional terkait Covid-19 melalui kanal resmi pemerintah serta WHO.

3. Meningkatkan kewaspadaan dini dengan memantau dan memverifikasi tren kasus ILI (Influenza Like Illness), SARI (Severe Acute Respiratory Infection), Pneumonia, dan Covid-19 melalui pelaporan rutin dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

4. Melakukan pelaporan segera (kurang dari 24 jam) jika ditemukan peningkatan kasus potensial KLB, melalui sistem Event Based Surveillance (EBS) di aplikasi SKDR.

5. Memantau hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 melalui aplikasi All Record TC-19.

Baca Juga :  JSIT Pamekasan–Sumenep Resmi Pisah Kepengurusan, Musda III di Sumenep Sukses Digelar

6. Melakukan investigasi epidemiologi jika ditemukan lonjakan kasus Covid-19 maupun infeksi saluran pernapasan lainnya.

7. Menyiapkan fasilitas kesehatan untuk penanganan pasien yang memerlukan perawatan sesuai pedoman yang berlaku.

8. Meningkatkan promosi kesehatan kepada masyarakat, di antaranya:

– Mendorong perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

– Cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer

– Menggunakan masker bagi yang sakit atau berada di kerumunan

– Segera memeriksakan diri ke fasyankes jika mengalami gejala ISPA dan memiliki riwayat kontak risiko

9. Melaksanakan pemetaan risiko dan penyusunan rekomendasi melalui platform resmi: https://petarisikopie.id

10. Memastikan seluruh deteksi dan respons kasus dilaksanakan sesuai ketentuan dan pedoman Kemenkes.

“Belum ada kebijakan lokal khusus yang diterbitkan, tetapi kami minta masyarakat tetap waspada dan tidak panik. PHBS dan protokol dasar tetap penting,” imbuh drg. Ellya.

Sebagai informasi, SE Kemenkes tersebut dikeluarkan karena adanya lonjakan kasus infeksi pernapasan di sejumlah negara Asia, termasuk subvarian baru Covid-19. Pemerintah pusat meminta daerah meningkatkan kewaspadaan epidemiologis, pelaporan kasus, dan kesiapan fasilitas kesehatan agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti pada masa pandemi lalu.

Baca Juga :  Kapolri Resmikan Tiga Rumah Ibadah di Kepri

Dinkes Sumenep menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi secara dinamis dan menyampaikan informasi kepada masyarakat jika ada perubahan kebijakan atau langkah lanjutan dari pemerintah daerah.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan masyarakat. Informasi resmi akan kami sampaikan secara berkala,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU