JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menyusul peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 yang digelar Selasa (1/7/2025), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus bergerak cepat dalam penanganan stunting.
Pada Rabu (2/7/2025), Dinkes P2KB menggelar kegiatan persiapan rembuk stunting yang dipusatkan di Aula Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinkes Sumenep, Jalan Trunojoyo, Desa Kolor.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasyah, kepada media ini pada Jumat (4/7/2025) menjelaskan bahwa agenda tersebut menjadi bagian dari proses strategis dalam rangka penguatan komitmen lintas sektor.
“Kami membahas sejumlah poin penting, di antaranya penetapan draft SK lokus stunting tahun 2026, penyusunan draft SK kendali program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), serta evaluasi dan rencana tindak lanjut (RTL) hasil penilaian kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) tahun 2024,” terang drg. Ellya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan sebelum pelaksanaan Rembuk Stunting Kabupaten sebagai forum koordinasi utama dalam pengambilan keputusan terkait intervensi penurunan stunting.
“Melalui persiapan yang matang dan berbasis data serta evaluasi kinerja, kami ingin memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil benar-benar berdampak di lapangan. Stunting harus dihadapi dengan kerja nyata, sinergi, dan keberlanjutan,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam momentum HARGANAS ke-32, drg. Ellya juga telah memperkenalkan lima program prioritas bertajuk Quick Wins, salah satunya adalah program GENTING yang kini diperkuat dengan payung hukum melalui SK Kendali.
“Langkah-langkah ini bukan berdiri sendiri, tapi terintegrasi sebagai bagian dari upaya menurunkan stunting dan memperkuat kualitas keluarga di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.(REDJAVA)











