JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam rangka menumbuhkan semangat kebangsaan dan membentuk karakter generasi muda, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada 9–10 Agustus 2025.
Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh puluhan siswa-siswi MAN Sumenep di halaman madrasah.
Sejak pagi, para peserta tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian latihan. Mereka menjalani pembinaan fisik, penguatan mental, serta latihan kedisiplinan yang dipandu oleh pelatih berpengalaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suara lantang aba-aba komando, derap langkah yang kompak, serta pancaran wajah serius para peserta menggambarkan kesungguhan mereka untuk menjadi bagian dari pasukan kebanggaan bangsa.
Kepala MAN Sumenep H. Hairuddin, S.Pd., M.M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar latihan baris-berbaris semata, melainkan sebuah proses pembinaan generasi muda yang memiliki makna strategis.

“Melalui Diklat Paskibra ini, kami ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan disiplin. Mereka adalah calon pemimpin bangsa yang harus siap memegang tongkat estafet perjuangan,” ujarnya kepada media ini, Selasa (12/8/2025).
Ia menambahkan, Paskibra juga menjadi wadah pembelajaran nilai-nilai nasionalisme dan kebersamaan yang tidak tergantikan oleh teori di kelas.
“Semangat kebangsaan tidak lahir begitu saja, ia tumbuh melalui pengalaman, latihan, dan pengorbanan. Inilah yang kami coba tanamkan pada para peserta,” imbuhnya.
Tak hanya melatih ketangkasan dan kekompakan, kegiatan ini juga diisi dengan materi kepemimpinan, manajemen waktu, hingga simulasi upacara bendera.
Semua ini dirancang agar peserta tidak hanya terampil di lapangan, tetapi juga mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
“Harapan kami, nilai-nilai yang mereka peroleh selama Diklat ini dapat mereka bawa ke kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal. Karena seorang Paskibra sejati adalah teladan bagi sekitarnya, bukan hanya saat mengibarkan bendera, tetapi juga dalam sikap dan tindakan,” pungkasnya. (REDJAVA****)








