Diduga Terjatuh Dalam Sumur, Warga Desa Nyabakan Barat Tewas

- Redaksi

Kamis, 25 Mei 2023 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Penemuan Abdur Rahman di Desa Nyabakan Barat

Suasana Penemuan Abdur Rahman di Desa Nyabakan Barat

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Seorang kakek bernama Abdur Rahman (70) ditemukan tewas di dalam sumur di Dusun Somor Bator, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (25/5/2023).

Korban diduga terjatuh ke dalam sumur sedalam 7 meter saat hendak buang air kecil di area rumahnya.

“Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban sebagai takdir dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dalam,” kata Kasi Humas Polres Sumenep,AKP Widiarti pada keterangan rilisnya di Group WhatsApp Mitra Humas Polres Sumenep, Kamis.

AKP Widiarti, SH menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban tidur di rumahnya dan membangunkan anaknya bernama Mutayam usai sarung miliknya basah terkena air sekitar pukul 01.00 WIB.

“Usai diberikan sarung, korban kemudian pergi ke sumur untuk buang air kecil dan tak kembali hingga pukul 02.00 WIB,” terangnya.

Baca Juga :  Tradisi Nyadar di Gua Mandalia: Kearifan Lokal yang Tersembunyi di Ujung Timur Sumenep

Mutayam kemudian mencari keberadaan Abdur Rahman yang tak kembali. Bersama istrinya, ia mencari keberadaan korban hingga ke rumah sepupunya yang bernama Hasin.

“Karena tak kunjung ditemukan, saksi kemudian mencari keberadaan korban di sumur yang biasa dijadikan tempat buang air kecil oleh korban,” ungkapnya.

Kemudian, setelah sampai di pinggir sumur saksi melihat ada tongkat, gayung, dan sarung milik korban.

Baca Juga :  Pelatihan Paralegal Digelar LBH Achmad Madani Putra, Pemkab Sumenep Dorong Bantuan Hukum hingga Desa

Usai dilihat ke dalam sumur dengan bantuan penerangan, Mutayam kaget melihat bapaknya berada di dalam sumur dalam keadaan tak bergerak. Saat dievakuasi, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Pihak Keluarga sudah menerima (kematian korban), serta menyatakan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak mana pun yang mana pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga,” pungkas Widiarti. (REDJAVA****).

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU